Manchester City Mampu Permalukan Liverpool di Kandang Sendiri

Masih saja menjadi bahan perbincangan public tentang kekalahan Liverpool dengan skor telak atas Manchester City 5-0. Penyerang Brazil, Gabriel Jesus, mencetak dua buah gol saat Manchester City menaklukkan Liverpool. Pertandingan yang berlangsung sebagai lanjutan dari Liga Inggris yang dihelat di Stadion Etihad Sabtu pekan lalu itu hatus memainkan babak kedua hanya dengan 10 orang pemain.

Setidaknnya, hasil ini bisa membuat City bernapas sedikit lebih lega. Hal ini karena sementara mereka saat ini bisa memuncak di klasemen Liga Inggris. Mereka berhasil unggul dengan jumlah 10 poin dari 4 buah pertandingan yang sudah mereka lakoni. Mereka unggul dari rival satu kota mereka, Manchester United yang pada saat itu menjamu Stoke City di Sabtu malam juga.

Liverpool Kurang Beruntung Kali Ini

Pada pertandingan tersebut, penyerang dari Liverpool, Sadio Mane, terpaksa harus diganjar kartu merah pada menit yang terbilang masih awal, yakni menit ke-37. Ia diganjar kartu merah karena dirinya mengangkat kaki terlampau tinggi ketika berduel dengan City Ederson, sang kiper, yang saat itu berlari meninggalkan kotak penaltinya dan juga harus ditandu untuk keluar lapangan seusai mengalami benturan dengan Mane.

Pada saat kejadian itu terjadi, City sudah unggul dengan skor 1-0 karena gol Sergio Aguero dan mereka langsung saja memaksimalkan keunggulan jumlah pemainnya saat Jesus menanduk umpan silang dari De Bruyne. Pemain asal Brazil itu mengemas golnya yang kedua pada menit ke 53 seusai Augero mengoperkan bolanya. Dan Leroy Sane berhasil mengubah skor jadi 4-0 seusai bekerja sama dengan Benjamin Mendy.

Sane kemudian melengkapi pembantaian yang mana dilakukan oleh klubnya di fase akhir dari pertandingan dewa poker ini dengan sebuah tembakan kaki kiri yang melengkung dengan sangat apik dari jarak kurang lebih 25 meter menuju ke sudut atas gawang. Meskipun kartu merah jadi sebuah momen pada pertandingan ini, rapuhnya performa dan pertahanan dari Liverpool juga terekspos kembali saat City dengan mudahnya membongkar lini belakang dari si Merah itu.

Pep Guardiola, selaku manajer City, memilih untuk menurunkan formasi yang mana relative lebih bertahan dengan Kyle Walker dan juga Benjamin Mendy yang saat itu beroperasai sebagai 2 bek sayap di samping pertahanan yang berisikan 3 orang.

Serangan tandem Jesus dan Aguero sangat memukau. Dan formasi ini sangat bergantung pada gelandang Belgia, Kevin De Bruyne, yang mana menjadi sumber kreatifitas untuk Manchester City. Ia bisa menunaikan tugasnya dengan sangat sempurna.

Operan yang sempurna juga tertuju untuk Aguero yang mana saat itu berlari dengan pengaturan waktu yang sangat tepat. Pemain asal Argentina itu juga membuka gol seusai mengecoh Simon Mignolet, kiepr Liverpool.

Akan tetapi, bagaimana juga, Liverpool sempat mengancam saat pemain sayap cepat mereka yang berasal dari Mesir, Mohammed Salah, menaklukkan Nicholas Otamendi sebanyak 2 kali. Akan tetapi sayang sekali, kesempatan-kesempatan itu tak mampu melepaskan tembakan ataupun juga mengirim umpang silang yang akurat.

Mignolet ketika itu harus menghentikan bola menggunakan kakinya pada menit ke 35 dari sebuah tembakan mendatar dari John Stones. Seusai bola jatuh ke kaki pemain bertahan milik City tersebut, lalu menyusul tendangan sudut.

Bagaimanapun juga hasil ini membahagiakan City namun mempermalukan Liverpool di kandang mereka sendiri. Di sepanjang pertandingan itu terkesan Liverpool malah kuranga aktif dan Manchester City lebih mendominasi pertandingan dengan sangat gesit dan apik.

Klub Ini Akan Mempersulit Real Madrid Pertahankan Gelar Liga Champions Musim Ini

Real Madrid tampak mengawalistart yang tidak begitu mulus dalam ajang La Liga sehingga untuk sementara ini Los Blancos belum dapat bertengger di puncak klasemen. Real Madrid di UCL tergabung dalam grup H bersama Spurs, APOEL, dan Dortmund. Madrid akan mengawali Liga Champions musim kali ini dengan menjamu APOEL pada Kamis, 14 September. Pertanyaannya, mampukah Madrid pada musim ini mempertahankan gelar Liga Champions setelah mengalami start yang kurang  baik dalam ajang ini?

Beberapa Klub yang Akan Mempersulit Real Madrid Pertahankan Gelar Liga Champions Musim Ini

Peluang itu masih sangat lebuar untuk Madrid, menjadi  yang pertama juara tiga kali berurutan dalam Liga Champions. Namun tentu saja perjuangan Ronaldo dan kawan-kawan tidak akan mudah, terlebih tim-tim lawan akan semakin kuat dan berhati-hati karena mereka bertemu Real Madrid. Berikut ini merupakan beberapa klub judi bola yang akan menyulitkan Real Madrid untuk mempertahankan gelar Liga Champions musim kali ini.

Barcelona

Tim asuhan Ernesto Valverde pada musim kali ini diyakini akan mati-matian mengejar gelar Liga Champions setelah dalam 2 musim terakhir Barcelona kalah dari dua tim besar dengan cara yang memalukan. Pada musim 2015/16, Barca dikalahkan oleh Atletico Madrid dan musim lalu mereka dipecundangi oleh Juventus, padahal dalam babak 16 besar Messi dan timnya berhasil mengalahkan PSG dengan sangat dramatis sekaligus kontroversial.

Musim ini Barcelona tentunya tidak mau mendapatkankegagalan lagi, kehilangan pemain bintang seperti Neymar rasanya tidak akan terlalu berpengaruh pada jalannya permainan Barca musim ini. Terbukti, dalam tiga pertandingan pertama musim dalam ajang la  Liga, Barcelona berhasil medapatkan poin sempurna. Dan ini merupakan sinyal bagi Madrid bahwa Barca merupakan ancamain baik di La Liga dan khususnya di Liga Champions, karena bukan tidak mungkin mereka akan bertemu dan terjadi El Classico di Liga Champions musim ini.

Manchester City

Dirasa lebih kuat dari musim sebelumnya, skuat asuhan Pep Guardiolla tampaknya tidak akan menyerah dan semakin berambisi untuk mendapatkan trofi Liga Champions untuk yang pertama kalinya. Kehadiran  penggawa anyar, yaitu Benjamin Mendy dan Bernardo Silva dari AS Monaco lah yang akan membantu memperkuat Man City. Bersamaan dengan Kyle Walker, pemain yang sangat sempurna tentu mampu memberikan kesulitan bagi pihak lawan.

Terlebih, dalam 4 pertandingan Liga Primer Inggris, City belum pernah terkalahkan, hanya satu kali imbang dan menghancurkan Liverpool hingga 5-0, itu merupakan bukti jika klub Manchester City tidak akan main-main dalam menjalani musim ini, khususnya dalam ajang Liga Champions. Bukan tidak mungkin, Manchester City akan menjadi sandungan berat bagi Madrid jika mereka  bertemu di fase knock out.

Juventus

Bagaimana pun Juventus memang diharuskan menghapus luka, saat musim lalu mereka lagi-lagi kalah dalam final. Untuk musim ini Juventus nampaknya akan menjadi lebih bersemangat lagi demi membawa kembali trofi UCL yang terakhir mereka dapatkan pada musim 1995/96 silam. Sebenarnya di Liga domestik Juventus memang sangat sulit dibendung, Serie A dalam enam musim terakhir dan membuat klub lainnya tak ada yang sanggup menghentikannya.

Ambisi Juventus tentu saja akan terus berlanjut dalam liga Champions karena ingin membuktikan jika meraka bukan hanya pemain yang jago kandang, tapi di Eropa.Belum lagi ditambah datangnya pemain-pemain baru yang akan membuat skuat Juventus semakin lebih bervariasi. Jika Juventus bertemu dengan Madrid, tentunya mereka akan mempunyai misi balas dendam dan akan menjadi ancaman bagi El Real untuk mempertahankan gelar mereka.

Resmi: Florian Lejeune Diboyong ke Newcastle

Pemain sepakbola juga manusia. Terkadang mereka seakan tidak percaya dengan hal yang terlalu sempurna untuk jadi kenyataan atau saat impian mereka menjadi kenyataan. Hal yang sama dialami Florian Lejeune yang berpikir jika telepon dari bos Newcastle Rafa Benitez tentang ketertarikan sang bos untuk memindahkannya ke Newcastle adalah sebuah lelucon. Lejeune seakan tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Rafa Benitez.

Impian Jadi Kenyataan

, bek tengah itu telah menyelesaikan sebuah langkah ke St James Park pada hari Selasa, bergabung dari klub La Liga, Eibar dengan biaya sekitar £ 8,7 juta. Lejeune memiliki pengalaman yang menarik perhatian dan tandatangan dari klub Liga Primer, setelah ia bergabung dengan Manchester City pada musim panas 2015. Namun ia kemudian dipinjamkan ke Girona langsung dan kemudian bergabung dengan Eibar musim panas lalu.

Dan ketika ia mendapatkan telepon dari Rafa Benitez, dia seakan tidak mempercayai hal tersebut. Florian Lejeune mengira dia sedang dikerjai saat Rafa Benitez, bos Newcastle menelepon untuk menawarinya kesempatan pindah ke Newcastle. Ia mengatakan: “Mendapatkan telepon dari Rafael Benitez benar-benar menakjubkan, dan saya hanya bisa mengatakan ya. Itu seperti mimpi.”

Ia melanjutkan: “Ketika saya mendapat telepon, saya pikir itu adalah lelucon jadi saya tidak mengatakan apapun. Setelah beberapa jam, saya berkata, ‘Ya, itu Rafael Benitez’, jadi saya harus mengatakan ya. Dia sangat penting untuk keputusan saya. Selama bertahun-tahun, karir saya naik dan turun dan naik turun. “Dia adalah pelatih hebat. Semua orang mengenalnya dan dia telah memenangkan banyak piala – yaitu Rafa Benitez. Newcastle adalah klub yang sangat besar dengan sejarah yang fantastis,” imbuhnya.

Ia juga mengatakan: “Begitu Rafa menelepon saya, kami melakukan diskusi yang bagus dan tidak ada pertanyaan apakah akan datang atau tidak. Itu selalu menjadi mimpi. Saya telah bermain di Spanyol dan Prancis, dan semua orang mengatakan kepada saya bahwa liga Inggris sangat penting dan sangat kuat. Saya benar-benar ingin datang dan bermain di sini, dan mudah-mudahan saya bisa membuktikan bahwa saya layak mendapatkannya.”

Kontrak 5 Tahun Telah Ditandatangani

Kabar terbaru jika akhirnya Newcastle telah resmi menandatangani bek Florian Lejeune dari klub La Liga Eibar dalam kontrak lima tahun. Newcastle telah berusaha membawa pemain domino qiu qiu berusia 26 tahun tersebut pada beberapa bulan lalu namun langkah tersebut tertunda. Ini dikarenakan mengenai pembayaran untuk transfer £ 8.7 juta. Lejeune, yang berada di Manchester City di awal karirnya, menjadi penandatanganan musim panas kedua Rafa Benitez setelah kedatangan pemain Christian Atsu dari Chelsea.

“Saya sangat senang bisa masuk Newcastle United adalah klub besar, dan saya sangat senang berada di sini,” kata Lejeune. Ia menambahkan: Bila Anda memiliki seorang manajer seperti Rafa Benitez yang menginginkan Anda, Anda akan sangat senang untuk datang. Karena saya telah berhubungan dengan manajer (sebelumnya), sehingga merupakan keputusan yang mudah bagi saya untuk datang ke sini.”

Benitez menambahkan: “Saya ingin menyambut Florian ke Newcastle United. Dia adalah pemain yang telah melakukannya dengan sangat baik tahun ini di Spanyol. Saya telah mengenalnya untuk sementara, sejak dia mulai bermain untuk Villarreal.

“Dia telah berkembang banyak sebagai pemain dalam beberapa tahun terakhir dan saya tahu dia akan memberi kita sesuatu yang berbeda di belakang – dia baik dengan kedua kakinya, dia hebat dan dia juga bagus di udara. Jika dia puas dengan sepakbola Inggris maka saya yakin dia akan sukses dan akan memberi kami banyak persaingan di bidang ini,” tandasnya.

Bergabungnya Romelu Lukaku dengan MU

Pada bursa transfer musim panas ini Romelu Lukaku telah resmi bergabung dengan Manchester United. Dengan mahar senilai 75 Poundsterling atau setara Rp. 1.3 triliun, Lukaku rsmi bergabung ke MU setelah sebelumnya bermain di bawah bendera Everton. Sebelum memutuskan bermain untuk MU, Lukaku memang sempat diperebutkan antara MU dan Chelsea. Lukaku akhirnya memang memilih MU karena nama besar klub tersebut serta keberadaan sosok Jose Mourinho pada kursi manajer yang juga mantan pelatihnya. Padahal sempat tersebar rumor bahwa Chelsea siap membayar mahar lebih tinggi demi membawa pulang mantan pemainnya tersebut ke Stamford Bridge.

 

Sebagaimana dilansir oleh Standard, Ronald Koeman, Manajer Everton mengatakan bahwa keputusan tersebut memang sudah tepat bagi dirinya. Ia juga berharap yang terbaik di musim depan bagi striker asal Belgia tersebut. Lebih jauh ia juga menyatakan bahwa ini juga akan menjadi tantangan bagi Lukaku dan secara pribadi ia juga menyukai pemain tersebut. Tetapi saat ini ia lebih berkonsentrasi akan Everton. Di musim yang lalu performa Lukaku memang cukup spektakuler. Ia sukses mencetak 25 gol pada Premiere League bersama Everton. Tetapi ia masih dikalahkan oleh Harry Kane, yang berhasil membuat 29 gol.

 

Latihan perdana MU bersama Romelu Lukaku

Lukaku akhirnya menjalani latihan perdana bersama MU di Amerika Serikat pada rabu kemarin. Tentu  saja momen togel online ini cukup ditunggu mengingat proses transfernya yang menyita perhatian publik. Sayangnya Lukaku harus menanggung malu pada latihan pertamanya tersebut karena kegagalannya dalam mengontrol bola sebagaimana video yang diunggah ke Twitter. Fans Chelsea pun menjadikannya bahan bully di media social. Mereka mengatakan para fans MU akan kecewa karena harapan mereka yang tinggi kepada sang striker.

 

Fans Chelsea yang ramai mengomentari kesalahan Lukaku tersebut tentu bukan tanpa alasan. Sebelumnya The Blues memang dikabarkan akan memperoleh pemain berkebangsaan Belgia tersebut dari klub Everton. Tetapi pada prosesnya ternyata sang pemain berhasil dicuri oleh MU. Tak membutuhkan waktu lama, sang pemain berusia 24 tahun tersebut sukses diboyong dengan harga Rp.  1.3 triliun.

 

Biografi singkat Romelo Lukaku

Romelo Menama Lukaku adalah pemain berkebangsaan Belgia yang dilahirkan di Antwerp pada 13 Mei 1993. Kariernya diawali dalam tim lokal, Koninklijke Rupel Boom Football Club sebelum bergabung dengan Leirse pada tahun 2003. Performanya yang impresif membuat Lukaku menjadi incaran berbagai tim besar di Eropa, termasuk Anderlecht yang berikutnya merekrutnya untuk diturunkan pada kompetisi Belgian Pro League 2006.

 

Sepanjang kariernya ia sukses menampilkan sosok sebagai pesepakbola berkualitas sehingga di usia 16 tahun dianggap layak untuk bermain secara professional. Pada musim 2009 – 2010 ia menjadi top skorer di Belgia dan mengantarkan timnya meraih gelar Belgian Championship. Secara pribadi ia juga meraih penghargaan Belgian Ebony Shoe 2011 dan pada tahun itu pula ia menandatangani kontrak selama 5 tahun dengan Chelsea. Prestasinya semakin bersinar hingga di tahun 2014 ia berhasil meraih penghargaan The Guardian sebagai 1 dari 10 pemain bola paling berbakat se-Eropa.

 

Debut Lukaku pada Chelsea adalah saat turnamen melawan Norwich City dimana ia turun pada menit ke 83  dan menggantikan Fernando Torres. Berikutnya ia menjadi pemain pinjaman dalam jangka waktu yang cukup lama pada West Bromwich. Keinginannya  untuk bergabung pada Klub West Bromwich ternyata tak dikabulkan oleh manajemen Chelsea dan ia justru dipinjamkan ke Everton. Prestasi demi prestasi berhasil diukir hingga terakhir ia akhirnya bergabung dengan si Setan Merah.