Pebalap AHRT Sukses Balap Ketahanan Di Suzuka, Jepang

Pebalap asal Indonesia baru saja menuntaskan Suzuka 4 hours Endurance Race. Mereka merupakan pebalap yang berada di bawah naungan Astra Honda Racing Team (AHRT), Rheza Danica Ahrens dan Awhin Sanjaya. Keduanya bertengger di posisi ke tujuh dari 59 tim yang turut serta dalam laga. Ajang yang diselenggarakan di Sirkuit Suzuka, Jepang itu diadakan hari Sabtu tanggal 29 Juli 2017, dan keduanya menorehkan total waktu sebesar 3 jam 30 menit 55,043 detik.

Pebalap AHRT Sukses Balap Ketahanan Hampir 4 Jam

Setelah menyelesaikan balapan ketahanan selama hampir 4 jam dengan sistem regulasi yang ketat dan sudah pasti menguras tenaga serta konsentrasi, tentunya banyak pengalaman berharga yang dapat mereka peroleh. Menurut Thomas Wijaya selaku Marketing Director PT Astra Honda Motor (AHM), balap ketahanan ini adalah salah satu perlombaan balap terbaik untuk membantu proses pembentukan bagi para pebalap muda yang sedang ikut serta dalam pembinaan balap berjenjang AHM.

Seperti dalam rilis yang diterima detikSport, Thomas mengatakan, “Semangat para pebalap dan tim sangat luar biasa dan membanggakan. Mereka sukses melewati 4 jam balapan dengan hasil positif. Ini menjadi proses pembinaan dan pembelajaran yang sangat penting bagi pebalap muda dalam meraih mimpinya sampai ke ajang balap tertinggi. Terima kasih atas kerja keras seluruh tim Astra Honda Racing Team.”

Perlombaan ini memang dinilai cukup menguras tenaga para Astra Honda Racing Team. Hal itu karena adanya perubahan cuaca, akibat hujan, tentu saja mengharuskan tim untuk segera melakukan penggantian ban yang basah sebelum pertandingan dimulai. Walaupun begitu, Rheza yang menggunakan Honda CBR600RR ternyata dapat beradaptasi dengan cepat. Karena dilihat, Rheza dapat segera menduduki posisi pertama ketika bendera start dikibarkan, pertanda laga dimulai.

Rheza mengatakan, “Balapan tahun ini lebih banyak tantangan dan membutuhkan konsentrasi tinggi karena banyak hal terjadi selama balapan seperti cuaca yang berubah dan banyaknya kecelakaan. Fokus harus tinggi dan tim juga harus bekerja keras menentukan strategi yang terbaik.”

Meskipun begitu, ternyata Awhin yang menggantikan Rheza terlihat sempat merosot ke posisi 10. Walaupun demikian, mereka akhirnya berhasil secara bergantian untuk memperbaiki posisi mereka. Meskipun perlahan, tapi usaha mereka berbuah kepastian, karena mereka akhirnya masuk kembali ke urutan tiga besar ketika pertandingan masuk ke 1 jam terakhir.

Prestasi tersebut terus dipertahankan, hingga akhirnya Awhin dan Rheza sukses bertengger di posisi ketiga sampai menuntaskan pertandingan di garis finish. Tapi nasib buruk ternyata terjadi pada Awhin, ia melakukan kesalahan ketika bendera kuning berkibar di sesi terakhir lomba. Awhin melakukan overlapping pebalap yang ada di posisi belakang sebelum melintasi bendera hijau. Hal itu membuat Astra Honda Racing Team harus rela menerima penalti dua lap dan membuatnya berdiri di urutan ke tujuh.

Awhin menjelaskan, “Balapan ini sangat membantu saya dalam meningkatkan fisik dan ketenangan saya. Saya juga banyak belajar mengenai regulasi balap. Ini pengalaman judi poker sangat berharga bagi saya untuk menghadapi ajang balap lain.”

Top 10 Trial Suzuka 8 Hours Endurance World Championship

Di lain lomba, ada pebalap Satu Hati Honda Team Asia yaitu Dimas Ekky Pratama dan Ratthapong Wilairot sukses melewati sesi Top 10 Trial dan mencatatkan waktu selama 2 menit 09,966 detik. Karena hal itulah, Dimas harus memulai lomba dari posisi ke 10 dari total 68 tim balap yang turut serta dalam ajang Suzuka 8 Hours Endurance World Championship, yang diadakan di Suzuka pada hari Minggu 30 Juli 2017.