Liverpool Resmi Jadi Jawara Liga Premier 2019/2020?

Sebagai eks manajer Liverpool, Houllier menganggap bahwa hanya The Reds yang layak mendapatkan gelar juara Liga Inggris musim 2019/2020. Ia menganggap bahwa penampilan Liverpool–sebelum Liga Utama Inggris dihentikan sementara hingga tiga pekan terakhir–berada pada performa puncak. Houlier sendiri sangat kecewa dengan adanya penundaan besar-besaran seperti saat ini. Pun ia berharap pandemik ini segera berakhir.

Harapan Houlier ini sangat wajar, mengingat posisi Liverpool saat ini berada pada posisi yang tak tergoyahkan, yakni dengan 82 poin. Peringkat kedua, yakni Manchester City mengantongi poin dengan selisih yang cukup jauh, yakni 57. Bisa disimpulkan, sebenarnya Liverpool telah berada di ambang juara klasemen tahun ini. Tim lintastoto besutan Jürgen Norbert Klopp ini tinggal meraih dua kemenangan lagi demi posisi aman sebagai juara.

Gelar Juara Tanpa Hura-Hura

“Pastinya saya dan semua penggemar Liverpool kecewa jika Liga Inggris dihentikan saat ini juga,” ujar Houllier, seperti yang dilansir dari media online di Inggris. Houllier memprediksi bahwa sisa pertandingan hingga akhir musim akan digelar tanpa penonton.

Para pengamat sepakbola di Inggris juga melontarkan prediksi dimana perhelatan sepakbola tidak akan digelar dalam kurun waktu enam bulan, bahkan hingga satu tahun kedepan. Hal ini wajar, mengingat kasus kematian akibat virus corona di Inggris juga sangat tinggi. Fans Liverpool pun harus gigit jari karena tidak dapat menjadi saksi hidup kejayaan Liverpool setelah absen meraih gelar juara Liga Inggris dalam dua dekade.

Liverpool Haus Gelar

Liiverpool juga sedang haus gelar, dimana gelar jawara Liga Inggris terakhir disandang pada tahun 1990. Bukan main-main, keberadaan Klopp memang top. Pria berkewarganegaraan Jerman ini membuktikan bahwa sejak ditunjuk sebagai manajer Liverpool sejak 2015, ia telah mencatat sederet prestasi. Liverpool menjadi finalis Liga Champion di tahun 2018 sebelum akhirnya muncul sebagai pemenang di tahun berikutnya. The Reds juga cemerlang sebagai runner up di Liga Inggris musim 2018–19 dengan raihan 97 poin, nilai ketiga tertinggi sepanjang sejarah Liga Inggris. Di musim berikutnya, Klopp berhasil membawa Liverpool tak terkalahkan di 44 pertandingan Liga Utama.

Penambahan Pemain Bintang Di Tengah Krisis?

Terkait dengan meningkatnya penampilan Liverpool di musim 2019/2020 ini, manajemen Liverpool pernah berencana untuk menambah pemain bintang dengan mengeluarkan dana tak kurang dari £60 juta. Tetapi, rencana tersebut mungkin belum dapat direalisasikan karena krisis keuangan yang menerpa semua tim sepakbola di Liga Utama Inggris.

Saat ini, Britania Raya memang tidak menggelar pertandingan sepakbola Liga Utama, Liga Satu dan Liga Dua, terkait dengan lockdown total di negara tersebut. Keputusan tersebut diambil setelah manajer Arsenal, Mikel Arteta, terdiagnosa positif Covid 19. Pertandingan terakhir di Liga Utama Inggris adalah pertandingan antara Manchester City vs Arsenal pada pertengahan Maret 2020.

Kapan Perhelatan Liga Utama Inggris Kembali Digelar?

Covid 19 tidak hanya membuat para penggila bola kehilangan hiburan. Pandemik ini juga mengakibatkan kerugian materi besar-besaran bagisemua tim di Liga Utama, Liga Satu dan Liga Dua. Kendati banyak pihak tidak dapat memprediksi akhir dari pandemik ini, namun para pengamat bola di Inggris optimis jika Liga Utama Inggris akan menyelesaikan sisa pertandingan di awal bulan Juli 2020 sehingga musim 2020/2021 bisa dimulai tepat waktu. Tentu, tidak ada satupun yang berharap bahwa pandemik ini akan berlangsung hingga akhir tahun 2020, tetapi jumlah kematian akibat Covid 19 di Inggris masih sangat tinggi hingga pertengahan tahun 2020 ini.