FIFA dan AFC Datangi PSSI untuk Lakukan Pertemuan

Delegasi dari FIFA dan AFC mendatangi kantor PSSI yang berada di FX Sudirman, Jakarta pada Kamis (11/4). Kedatangan delegasi tersebut dimaksudkan untuk kembali melakukan pertemuan untuk membahas mengenai perkembangan sepak bola di Indonesia.Pembahasan yang dilakukan oleh ketiga belah pihak ini dilakukan dalam sebuah rapat tertutup.

Rapat Diadakan Secara Tertutup

Delegasi yang mewakili FIFA yaitu Luca Nicola dan RoflTannar, sedangkan dari AFC yaitu PurushottamKattel.Ketiganya kemudian disambut oleh Sekjen PSSI, Ratu TishaDestria dan Wakil Ketua Komite Ad Hoc Integritas, Azwan Karim.Kedatangan ketiga delegasi dari FIFA dan AFC ditujukan untuk membahas mengenai permasalahan yang ada.

Setelah selesai rapat, Sekjen PSSI Tisha mengatakan bahwa kedatangan dari FIFA dan AFC merupakan upaya untuk follow up dari pertemuan sebelumnya.Pada pertemuan dua minggu yang lalu, officer regional FIFA menemui pihak PSSI untuk memantau program yang tengah dilaksanakan.

Program PSSI tersebut berupa festival Filanesia, pra sebelum elit pro akademi U-16 dan Coaching Instructors Course.Seluruh program ini merupakan program yang direncanakan oleh PSSI pada akhir tahun 2017 dan mendapatkan pengesahan di kongres 2018.Meskipun situasi PSSI tengah menuju Kongres Luar Biasa, Tisha mengungkapkan bahwa program tersebut dapat berjalan lancar.

SelainĀ  itu, pada pertemuan kali ini FIFA memberikan pesan kepada PSSI untuk tetap merencanakan dan melaksanakan visi 2024. Visi tersebut disahkan di dalam kongres 2018 dan 2019.Pesan tersebut disampaikan agar pelaksanaan dan pengembangan program pelatih, wasit dan pemain judi togel online sydney tetap berjalan lancar dan terkontrol sesuai dengan situasi.

Kondisi PSSI Saat Ini

Pertemuan yang dilakukan oleh ketiga instansi ini juga membahas mengenai situasi dan kondisi PSSI saat ini.Hal tersebut terkait dengan kasus-kasus yang bersangkutan dengan PSSI.Kasus yang dihadapi oleh Federasi sepak bola Tanah Air ini berkembang karena terkait dengan adanya mafia bola.

Tisha dalam hal ini menyatakan bahwa keputusan yang dikeluarkan dari Komite Disiplin telah dilakukan oleh PSSI.Selain itu, FIFA menurutnya memberikan beberapa pesan yaitu agar statuta dan seluruh regulasi PSSI untuk di review dengan baik.Sebab hal tersebut merupakan salah satu agenda PSSI yang disahkan di dalam kongres.

Sekjen PSSI ini mengatakan bahwa di dalam kongres 2019, terdapat agenda utama yang disahkan.Agenda tersebut membahas mengenai perbaikan amandemen statuta PSSI tahun 2018. Dalam pemutusannya, PSSI meminta saran dariĀ  FIFA. Sebab instansi ini mempunyai edisi terbaru yang selalu dapat diakses.

Pertemuan kali ini juga membahas mengenai progress yang ada dari Komite Ad Hoc Integritas.Dalam laporan tersebut, FIFA juga memberikan saran untuk membentuk Departemen Integritas PSSI.Menurut saran FIFA, pembentukan Departemen harus sejalan dengan prosedur yang diberikan.Hal tersebut karena dalam akhir-akhir ini PSSI mendapatkan beberapa masalah.Salah satunya yaitu mengenai adanya kasus mafia bola yang menyangkut petinggi di instansi ini.Sehingga dalam beberapa hal, PSSI memerlukan pertimbangan dari FIFA ataupun AFC.

Kedatangan FIFA dan AFC juga disinyalir sebagai salah satu usaha untuk mengontrol federasi sepak bola Indonesia.Sebagai salah satu instansi sepak bola yang besar, kedua instansi ini mempunyai peran penting dalam organisasi atau instansi sepak bola di Asia maupun seluruh dunia.Sehingga ketika federasi sepak bola mendapatkan kesulitan, seperti yang tengah didapatkan oleh PSSI, maka instansi ini harus bersedia memberikan masukan dan dorongan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *