Kelompok Kerja Pembiayaan Infrastruktur ASEAN Dipimpin Indonesia

ASEAN merencanakan mengenai pembentukan kelompok kerja pembiayaan infrastruktur negara-negara anggotanya.Pembentukan kelompok kerja tersebut dipimpin oleh negara Indonesia dan Malaysia. Pembentukan tersebut ditujukan untuk mengembangkan kerja sama pengembangan pasar modal dan sector keuangan di negara-negara kawasan Asia Tenggara.

Hasil Kesepakatan Dalam Pertemuan Negara-Negara Di ASEAN

Pembentukan kelompok kerja tersebut merupakan salah satu hasil kesepakatan dari pertemuan ASEAN Finance Ministers and Central Bank Governors (AFMCM) tahun 2019 yang diselenggarakan pada tanggal 02 sampai 05 April di Chiang Rai, Thailand. Dalam pertemuan tersebut delegasi dari pihak Indonesia dipimpin oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.

Dalam keterangan yang dituliskan oleh Menteri Keuangan Indonesia ini diungkapkan bahwa negara-negara ASEAN terus meningkatkan kerja sama. Kerja sama awal yang dilakukan dalam bidang ekonomi pada tahun 2019 yaitu dengan pembentukan Working Group on Infrastructure Finance (kelompok kerja pembiayaan infrastruktur) yang diketuai oleh Indonesia dan Malaysia.

Tujuan pembentukan kelompok kerja tersebut yaitu untuk meningkatkan pembiayaan infrastruktur di negara Asia Tenggara dengan melalui pasar modal.Selain itu, pembentukan kelompok kerja berkelanjutan ini juga dilakukan untuk mendorong penerbitan obligasi pembangunan berkelanjutan melalui penggunaan standar ASEAN atas utang hijau.

Selain itu, dalam pertemuan ini juga melahirkan kesepakatan mengenai publikasi nota panduan pada layanan keuangan digital, edukasi keuangan, dan perlindungan konsumen togel online singapura untuk mendorong inklusi keuangan negara. Hal lain yang juga diputuskan yaitu mengenai kerja sama di bagian pengembangan sektor asuransi, khususnya asuransi mikro. Hal tersebut dilakukan untuk dapat menjangkau golongan masyarakat menengah ke bawah yang belum terlindungi oleh asuransi.

Membahas Capaian Dan Tantangan Kerja Sama Di ASEAN

Hubungan kerja sama yang dilakukan oleh negara-negara yang tergabung dalam ASEAN sudah terjalin sejak lama. Hal tersebut dilakukan untuk tujuan meningkatkan daya saing kawasan Asia Tenggara di dunia internasional yang sebagian besar dikuasai oleh pihak-pihak Barat. Salah satu kerja sama yang dilakukan oleh negara di ASEAN adalah kerja sama dalam sektor ekonomi. Kerja sama dalam bentuk ekonomi yang saat ini sedang dilakukan yaitu membahas mengenai capaian dan tantangan kerja sama di ASEAN.

Kerja sama yang ditandai dengan pertemuan yang dilakukan oleh negara-negara yang tergabung dalam ASEAN ini merupakan salah satu upaya dalam menjawab tantangan perekonomian kawasan Asia Tenggara ke depannya. Hal tersebut dilakukan melihat posisi kawasan Asia Tenggara yang berada dalam wilayah silang perdagangan di Asia Pasifik.

Secara umum, pertemuan yang berlangsung selama tiga hari tersebut membahas mengenai capaian dan tantangan kerja sama keuangan ASEAN. Pertemuan para menteri dan gubernur bank sentral ASEAN ini terkait dengan upaya negara yang tergabung di ASEAN dalam mencapai Visi ASEAN Economic Community (AEC) pada tahun 2025.Visi yang dimaksudkan dalam AEC yaitu mengenai penguatan integrasi dan konektivitas ekonomi untuk meningkatkan daya saing kawasan. Sehingga akan mendorong pembangunan inklusif yang akan berorientasi pada pembangunan manusia.

Penguatan kerja sama negara-negara ASEAN menjadi sangat krusial atau penting dengan mengingat mengenai dinamika ekonomi regional dan global yang diwarnai dengan ketidakpastian dalam berbagai hal. Ketidakpastian dalam ekonomi tersebut disebabkan adanya tensi perdagangan, proteksionisme, dan kelesuan ekonomi negara-negara maju. Hal lain yang mempengaruhi yaitu perubahan arah kebijakan moneter negara maju dan meningkatnya peluang serta tantangan terkait dengan ekonomi digital dan pembangunan berkelanjutan.

Lebih jelas, pertemuan tersebut dilakukan untuk menyepakati bahwa secara umum ASEAN berada di jalur yang tepat untuk dapat mencapai Visi AEC.Salah satunya yaitu pada jalur keuangan yang terdapat di kawasan Asia Tenggara.Jalur keuangan pada saat ini telah menunjukkan perkembangan yang signifikan.Sehingga dapat membuat Visi AEC dapat berjalan dengan lancar.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *