Apa yang Sebenarnya Terjadi Dalam 13 Menit Sebelum Lion Air JT610 Jatuh?

Masih menjadi misteri dan itu membuat banyak sekali pihak yang menerka-nerka maupun berspekulasi tentang apa yang terjadi selama 13 menit di dalam pesawat Lion Air JT610 sebelum akhirnya jatuh tanpa sempat kembali menuju landasan. Tidak ada yang tahu apa yang terjadi sesungguhnya sebelum Black Box ditemukan dan semua misteri terpecahkan karena hingga sekarang, pencarian masih dilakukan terhadap korban dan badan pesawat.

 

Lion Air JT610 Sempat Terbang Dengan Kondisi Tidak Menentu Sebelum Akhirnya Jatuh

 

Senin 29 Oktober menjadi duka di dunia penerbangan setelah pesawat Lion Air JT610 yang berangkat dari Jakarta menuju Pangkal Pinang justru jatuh 13 menit setelah pesawat lepas landas di perairan Karawang, Jawa Barat. Misteri masih menyelimuti apa penyebab pesawat itu jatuh dan mengapa pilot sempat meminta untuk kembali ke landasan. Banyak pihak ahli yang juga penasaran tentang apa yang sebenarnya terjadi selama 13 menit sebelum pesawat akhirnya hilang kendali.

 

Beredar luas grafik yang diperoleh dari situs pemantau penerbangan yaitu Flightradar24 tentang pergerakan pesawat mulai dari lepas landas hingga hilang di titik jatuhnya pesawat. Hanya 13 menit saja dan kemudian pesawat itu pun tiba-tiba hilang kontak sebelum ditemukan sudah jatuh di perairan lepas. Beberapa ahli penerbangan pun melakukan analisis dan mereka menemukan kejanggalan bahwa pesawat Lion Air sempat terbang tidak stabil dan kondisinya sangat amat tidak menentu.

 

Pesawat Lion Air JT610 diketahui terbang naik turun tidak stabil dan dalam waktu yang singkat, pesawat pun terjun bebas membentur lautan. Hanya dalam kurun waktu sekitar 3 menit, sang pilot yang berasal dari India yaitu Bhavye Suneja menghubungi perugas kontrol di bandara untuk meminja ijin kembali ke landasan yang terletak di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. Seperti yang dilansir oleh news.com.au, pesawat pun ditemukan jatuh di lautan Tanjung Karawang.

 

Data awal menujukkan jika pesawat terjun bebas ke lautan dalam kecepatan yang sangat tinggi dan diperkirakan jatuh pada ketinggian 1.479 meter dan perkiraan waktu jatuhnya adalah sekitar 21 detik. Seorang ahli penerbangan yaitu John Cox menyatakan pendapatnya pada Bloomberg jika jatuhnya pesawat judi togel yang normal ada pada kecepatan 450 hingga 600 meter/menit. Namun FlightRadar24 menunjukkan jika pesawat Lion Air ini justru jatuh dengan kecepatan sekitar 9.400 meter per menit.

 

Pesawat Lion Air JT610 Diketahui Terbang Tidak Terkendali Sebelum Jatuh

 

Cox mengatakan jika hal ini sama sekali tidak terkendali. Sementara itu, situs web Aviation Safety memberikan analisisnya dengan menggambarkan ketinggian dan kecepatan dari pesawat Lion Air JT610 sempat mengalami perubahan diluar kendali kurang lebih 13 menit sebelum akhirnya jatuh. Diketahui pesawat mendaki naik menuju arah kiri tepat setelah melakukan lepas landasnya dan kemudian naik hingga ketinggian 640 meter namun sempat turun lagi sekitar 450 meter sebelum akhirnya normal.

 

Kemudian dilaporkan juga bahwa ketinggiannya tidak stabil dan terus goyah selama beberapa waktu mulai dari 1.370 sampai sekitar 1.630 meter tepat sebelum akhirnya pesawat jatuh. Sebelumnya mesin Boeing 737 Max 8 yang mengalami kecelakaan penerbangan pada hari Senin kemarin ini rupanya sempat terbang dengan ruter yang tidak sama di hari Minggu, sehari sebelum kecelakaan. Data yang sama menunjukkan jika pesawat juga bergerak tidak teratur tepat setelah lepas landas.

 

Namun kemudian pesawat itu berhasil naik dan mempertahankan ketinggiannya. Lion Air juga sudah memberikan keterangan bahwa pesawat itu mempunyai sedikit masalah teknis hari Minggi namun sudah diselesaikan seperti prosedurnya. Hal yang sama juga menimpa pesawat Lion Air JT610 yang jatuh di hari Senin namun sebelum ada keterangan yang pasti dan Black Box ditemukan, pihak terkait masih berusaha untuk mencari tahu penyebabnya dan menemukan buktinya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *