Hasil Madrid Terbuka 2018, Zverev – Kvitova Juara

Madrid Terbuka 2018 memang salah satu ajang pembuktian petenis mana yang jadi terbaik di tanah liat. Dan gelaran yang sudah usai akhir pekan lalu itu menempatkan Alexander Zverev Jr sebagai juara di sektor putra dan Petra Kvitova di sektor putri. Dan bisa dibilang kalau gelaran kali ini adalah tempat di mana para petenis bukan unggulan terbaik pertama mampu melangkah lebih jauh.

 

Kvitova melangkah ke babak final dengan status sebagai unggulan ke-10. Sementara itu lawan petenis asal Ceko berusia 28 tahun itu adalah Kiki Bartens yang bukanlah petenis unggulan. Dalam partai semifinal, Kvitova mengalahkan rekan senegaranya, Karolina Pliskova dengan skor 7-6(4), 6-3 hari Sabtu (12/5) dinihari WIB. Raihan ini adalah kemenangan ketiga berturut-turut Kvitova atas Pliskova yang berstatus unggulan keenam di Madrid Terbuka 2018 setelah Wuhan 2014 dan Sydney 2015.

 

Sepanjang kariernya, Kvitova sudah pernah jadi juara Madrid Terbuka pada tahun 2011 dan 2015. Bartens sendiri pernah dikalahkan Kvitoba dalam babak awal Wimbledon 2015. Dan dalam babak final yang digelar di La Caja Magica hari Minggu (13/5) dinihari WIB, Kvitova menyudahi perjuangan Bartens selama dua jam 52 menit lewat tiga set dengan skor 7-6(8-6), 4-6 dan 6-3. Sempat unggul di set pertama, Bartens membalikkan kondisi di set kedua.

 

Lewat hasil juara Madrid Terbuka 2018, petenis yang pernah jadi nomor dua dunia pada Oktober 2011 itu menjadi petenis pertama yang punya tiga gelar Madrid Terbuka. Hal ini membuat pemilik dua titel Wimbledon itu mengalahkan Serena Williams dan Simona Halep yang cuma punya dua gelar Madrid, seperti dilansir situs resmi WTA.

 

Zverev Raih Tiga Gelar Master di Usia 21 Tahun

Sementara itu di sektor pria, partai puncak diisi oleh petenis-petenis muda yakni Zverev dan Dominic Thiem. Thiem merebut tiket final usai mengandaskan Kevin Anderson di babak semifinal hari Sabtu (12/5) dengan skor 6-4, 6-2. Sementara Zverev mampu masuk ke babak final usai menyingkirkan Denis Shapovalov dengan skor 6-4, 6-1.

 

Dan pada babak final hari Minggu (13/5) kemarin, Zverev mampu mengalahkan Thiem lewat dua set langsung. Unggulan kedua itu mengandaskan unggulan kelima dengan skor 6-4, 6-4 yang membuatnya berhak atas juara. Gelar Madrid Terbuka ini jadi titel kedua baginya dalam satu pekan. Bermain judi poker online selama satu jam 19 menit, Zverev sukses meraih gelar kedelapan sepanjang kariernya. “Ini adalah gelar Master 1000-ku yang ketiga dan aku masih berusia 21 tahun. Sungguh perjalanan yang luar biasa,” papar Zverev seperti dilansir tennis.com.

 

Rekor Tanah Liat Rafael Nadal Kandas

Meski kalah atas Zverev di partai puncak, aksi Thiem patut menuai pujian. Karena untuk melangkah ke babak puncak, petenis Austria berusia 24 tahun itu sudah mengalahkan Rafael Nadal di babak perempatfinal. Kekalahan yang dialami Nadal hari Sabtu (12/5) dinihari WIB di lapangan Manolo Santana itu jadi momen di mana rekor tanah liat Nadal harus terputus.

 

Nadal sendiri memiliki rekor dengan menang sebanyak 50 set berturut-turut di permukaan tanah liat. Hal itu membuat petenis Spanyol berusia 31 tahun tersebut melewati rekor John McEnroe yang memenangkan 49 set tanah liat di tahun 1984.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *