Makin Populer, Egy Maulana Vikri Ditawari Gaji Rp 100 Juta/Bulan

Perjalanan Egy Maulana Vikri sebagai salah satu calon pesepakbola terbaik yang pernah dimiliki negeri ini sepertinya masih sangat menjanjikan. Aksi menawannya bersama Timnas U-19 membuat pemuda berusia 17 tahun itu selalu jadi sasaran pujian. Bahkan industri bola di Eropa sampai banyak yang benar-benar menantikan kedatangan gelandang kidal itu.

 

Tak hanya dipuja sampai kancah internsional, popularitas Egy di mata generasi muda juga sangat bersinar. Punya kulit yang putih, kornea berwarna cokelat muda dan rambut pirang, Egy memang bak bule. Dan dalam wawancara eksklusifnya dengan BOLA dan BolaSport.com, pemuda kelahiran 7 Juli 2000 itu mengaku bahwa dirinya memiliki garis keturunan Belanda dari kakek pihak ayahnya.

 

Dengan usianya yang masih sangat muda dan perjalanan bermain bola yang terbuka lebar, Egy menyimpan asa untuk bisa bermain Judi bola di Liga Champions. Sudah meninggalkan kota kelahirannya yakni Medan sejak usia 12 tahun demi bermimpi di dunia sepakbola, Egy rupanya haram menyerah sebelum bertarung. Meski tidak mudah, dia bertekad akan kerja keras untuk mewujudkan mimpinya.

 

Egy Bakal Digaji Rp 100 Juta/Bulan

 

Ayah angkat Egy yakni Subagja Suihan mengaku sudah ada tiga klub asal Spanyol yang memberikan tawaran seleksi untuk Egy. Kepada Tabloid Bola, pengusaha asal Cirebon ini angkat bicara, “Sudah ada tiga klub yang akan jadi tempat trial buat Egy yaitu Getafe, Espanyol dan Real Madrid. Jadi selepas membelas timnas di Kualifikasi Piala AFC U-19 Korea Selatan, Egy akan berlatih di Spanyol.”

 

Lebih lanjut, salah satu klub asal Jerman bahkan sudah berani memberikan tawaran gaji untuk Egy. Sudah jatuh hati sejak ajang Toulon Tournamen 2017 di Prancis, klub Jerman ini berani menjamin fasilitas mobil dan apartemen untuk Egy. Bahkan perihal gaji, klub yang namanya dirahasiakan ini berani membayar sekitar USD 7.000-8.000/bulan atau sekitar Rp 94-95 juta/bulan, seperti dilansir Kompas.

 

Hanya saja menurut Subagja, Egy harus bermain dulu untuk sebuah klub di Thailand karena untuk bisa bermain di Eropa, seorang pesepakbola haruslah berusia 18 tahun. Saat dijumpa di Football Plus Arena, kabupaten Bandung Barat hari Kamis (26/10) sore, Egy tak mau memberikan respon lebih lanjut soal tawaran beberapa klub asal Eropa itu kepada dirinya.

 

Pilih FokusKualifikasi Piala AFC U-19

 

Meskipun laris manis dan diundang banyak klub Eropa, faktanya Egy kini memilih profesional dan fokus bersama Timnas U-19. “Saya tidak mau berkomentar (soal ketertarikan klub Eropa). Fokus di timnas dulu. Saya tidak mau pikir lain-lain, nanti konsentrasi saya saat main terganggu,” papar Egy kepada Kompas.

 

Bukan tanpa alasan jika Egy memang ngotot ingin tampil sebaik mungkin di ajang Piala Asia. Karena kali ini Indonesia bergabung di Grup F bersama di antaranya dua tim raksasa yakni Korea Selatan, Malaysia, Timor Leste dan Brunei Darussalam. Mengenai calon lawannya, Egy menilai semua tim merata termasuk tuan rumah Korsel. Tak ingin menargetkan cetak gol, Egy hanya berharap bisa meloloskan Indonesia ke piala dunia.

 

Dengan kini dirinya yang semakin populer, Egy pun mulai membiasakan diri dengan berbagai sesi wawancara atau ajakan foto dari fans saat ke mall. “Hidup saya jauh berbeda beberapa bulan belakangan. Waktu kecil saya memang ingin terkenal, tetapi sekarang justru ingin seperti dulu lagi.” Anyway, semoga sukses untuk seluruh keputusanmu ya, Egy.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *