Prosedur Baru Pengaduan Pelecehan Seksual Di Inggris

Theresa May, Perdana Menteri Inggris menyatakan bahwa pemerintahnya akan mempublikasikan prosedur pengamanan serta pengaduan terbaru untuk staf parlemen setelah terjadi skandal pelecehan seksual yang membuat politik Inggris terguncang. Bila sebelumnya pengaduan kasus pelecehan seksual dilakukan dengan sambungan telepon tetapi sekarang akan diganti dengan sesi pertemuan tatap muka. Rencananya prosedur tersebut akan mulai diaktifkan tahun depan.

 

Kasus pelecehan seksual mengguncang politik Inggris

Setelah pertemuannya dengan para pemimpin partai besar termasuk ketua Partai Buruh, Jeremy Corbyn, May mengatakan bahwa bila hal mengerikan ini terjadi kepada kita tentu akan sulit mengatasi dampak destruktif akibat perlakukan ini kepada korban. Kasus pelecehan dan pelanggaran seksual oleh anggota dan pejabat Parlemen di Inggris ini mulai  berani diungkap oleh staf dan wartawan termasuk periset yang bekerja pada bidang politik di Inggris setelah publik dikagetkan oleh terbongkarnya kasus pelecehan seksual oleh tokoh besar Hollywood, Harvey Weinstein.

 

Dalam berbagai kasus para korban menuduh partai-partai politik besar tersebut menganjurkan korban untuk  tak melapor kepada polisi serta tak mengambil tindakan apa pun. Yang tergolong dalam tindak pelecehan seksual tersebut adalah sentuhan yang tak diinginkan korban juga email-email dengan konten pornografi, hingga pemerkosaan. Skandal tersebut telah membuat Menteri Pertahanan Inggris telah mengundurkan diri, dimulainya proses penyelidikan atas kasus tersebut bahkan terhadap wakil May, hingga pemberhentian sementara beberapa anggota parlemen Buruh dan Konservatif oleh partai-partai tersebut.

 

Tentang kasus pelecehan seksual Harvey Weinstein

Pengakuan sejumlah pekerja film Hollywood beberapa waktu lalu yang menyatakan menjadi korban pelecehan seksual hingga pemerkosaan Weinstein memang membuat publik terkejut. Ada 13 wanita serta 4 artis Prancis yang menuduh Harvey Weinstein telah melakukan penyerangan serta pelecehan seksual dalam beberapa decade ini. Yang mengejutkan, termasuk dalam 13 wanita ini adalah artis-artis populer Hollywood yaitu Gwyneth Paltrow, Angelina Jolie, serta Rosanna Arquette. Tuduhan ini membuat Weinstein dipecat oleh dewan produksi perusahaannya yaitu Weinstein Co.

 

Publikasi yang memalukan oleh Majalah New Yorker tersebut juga menyebutkan bahwa ada 16 staf serta mantan staf perusahaan The Weinstein Co dan Miramax yang mengetahui atau menyaksikan pelecehan seksual tersebut. Ini artinya perusahaan telah mengetahui secara luas tentang penyimpangan seksual Weinstein. Pria berusia 65 tahun tersebut telah mengawasi produksi berbagai film populer sejak 3 decade terakhir ini, seperti Pulp Fiction, Shakespeare in Love, The English Patient, Sex, Lies & Videotape, The Butler, serta Good Will Hunting.

 

Kasus yang membelit Weinstein tersebut membuatnya mengalami lebih banyak masalah, antara lain adalah, dicopotnya gelar kehormatan Legion of Honor dari pemerintah Prancis yang diterimanya di tahun  2012 atas kontribusinya dalam mempopulerkan film Prancis serta Eropa ke seluruh dunia. Selain itu Academy of Motion Picture Arts & Sciencess yang menggelar piala Oscar juga segera memecat Weinstein dari badan yang eksklusif tersebut.

 

Dengan pemecatan Weinstein, badan perfilman yang paling bergengsi tersebut ingin menyampaikan pesan bahwa perilaku Weinstein yang menuntut seks untuk memperoleh bantuan profesionalnya adalah “masalah yang sangat meresahkan dan selayaknya tak terjadi pada masyarakat kita.” Terakhir adalah akademi Film judi bola Inggris yang kabarnya juga menangguhkan keanggotaan Weinstein.

 

Permintaan maaf Harvey Weinstein

Weinstein sendiri dalam sebuah pernyataan tertulis mengungkapkan bahwa dirinya meminta maaf karena telah memperlakukan mitra-mitranya dengan tidak pantas di masa lalu. Tetapi ia juga membantah sebagian tuduhan yang dipublikasikan oleh media dan berniat menuntut atas kasus pencemaran nama baik.

Film DC Awalnya Tidak Disebut The Extended Universe DC

Persaingan antara Marvel dan DC terus menggeliat. Hal ini tidak hanya dilihat dari komik atau daftar superhero dan film mereka saja termasuk dari nama dunia mereka. Ya, persaingan antara Justice League milik DC dan Avengers bisa dikatakan salah satu puncak dari dampaknya. Tapi, yang jelas, keduanya memiliki fans fanatik yang juga saling adu argumen dan pujian untuk masing-masing karakter favorit mereka.

Fakta Dibalik Nama Extended Universe DC

Tidak bisa dipungkiri. Marvel Cinematic Universe pertama kali diperkenalkan hampir satu dekade yang lalu. Konsep itu kemudian membawa dampak terkait gambaran semesta bersama dan cerita serial yang kemudian terus berlanjut. Bisa dikatakan, ide ini sangat brilian karena menggabungkan dunia masing-masing superhero ke dalam satu dunia sehingga muncullah film yang menampilkan beberapa superhero dalam satu waktu seperti Avengers.

Tren ini kemudian telah mengubah bagaimana cara blockbusters diproduksi dan menginspirasi alam semesta sinematik lainnya termasuk juga lahirnya alam semesta monster seperti MonsterVerse (contoh Godzilla) dan DC Extended Universe. Hanya saja, khusus untuk DCEU, sebenarnya dunia ceme online mereka tidak diberi nama DCEU secara resmi seperti yang dikenal saat ini.

Abraham Riesman (Vulture) baru-baru ini mewawancarai beberapa kepala tokoh di DC Studios, dan mengetahui bahwa istilah “Extended Universe DC” tidak digunakan secara internal, dan kebanyakan merupakan penciptaan dari penggemar, khayalan dan meledak di pasaran. Abraham Riesman mengungkapkan hal ini di thread Twitternya sekaligus mempromosikan kisah terbarunya tentang rencana semesta DC ke depannya.

Ternyata dimulainya judul Extended Universe DC berasal dari sebuah cerita yang diterbitkan EW pada tahun 2015. Penulis Keith Staskiewicz benar-benar membuat judulnya sendiri, dan ini mungkin sebagian merupakan sebuah lelucon. Sejak itu, fandom dan media telah menyukainya dan mengeksposnya secara eksklusif untuk menyebutkan alam semesta milik DC sehingga dikenal sebagai DCEU selama beberapa tahun terakhir. Jadi, nama DCEU bukan dari pihak petinggi DC.

Kenapa Petinggi DC Tidak Cetuskan Nama DCEU?

Kabar bahwa orang-orang di DC tidak menyebut alam semesta bersama mereka dengan sebutan DC Extended Universe adalah karena sedikit mind-blower. Selain itu, ini juga berarti bahwa pihak studio memiliki potensi raja poker yang besar untuk mengubah nama waralaba mereka dengan benar pada setiap waktu. Tapi, bagaimanapun, mengingat bagaimana MCU telah menjadi merek ikonik, kita hanya bisa berasumsi bahwa DC ingin mengikutinya dengan pesaingnya.

Kemudian lagi, mungkin juga Geoff Johns dan orang-orang di studio tahu bahwa mereka dapat melakukan hal yang baik dan mendapatkan keuntungan dari nama DCEU. Masyarakat secara luas juga telah menerima DCEU sebagai nama alam semesta bersama dunia DC sehingga mungkin lebih baik mereka tidak mengubahnya dan tidak membocorkan rahasia dibalik nama DCEU. Itulah mengapa kabar Abraham Riesman yang mengungkap nama DCEU telah disoroti banyak media dan bukan dari orang DC sendiri yang mengungkapkan dibalik nama DCEU tersebut.

Tentu saja, nama alam semesta tersebut tidak akan benar-benar membuat banyak perbedaan dalam hal jadwal film DCEU. Alam semesta yang baru tumbuh ini telah mengumumkan proyek baru setiap beberapa bulan. Banyak di antara film baru yang akan dibuat yang hingga hari ini belum ditemukan sutradaranya atau bahkan tanggal rilis yang konkret.

Pengecualian hal tersebut, tentu saja ada dua film berikutnya yang akan datang yang tidak boleh dilewatkan yakni, Justice League dan Aquaman. Yang pertama akan tiba sekitar satu setengah bulan (November) dan film solo pertama Arthur Curry akan tiba pada Desember 2018. Tapi setelah itu, kita harus menunggu satu tahun lagi untuk Shazam dan Wonder Woman 2 sampai pada tahun 2019.

Populer Tahun 90an, ‘KELUARGA CEMARA’ Diangkat Jadi Film Kekinian

 

Kalau menyebut sinetron Indonesia terbaik, Keluarga Cemara memang muncul sebagai salah satunya. Menjadi tontonan wajib generasi 90an, Keluarga Cemara memang begitu melekat di ingatan. Sudah selesai tayang pada tahun 2004, kini 13 tahun berlalu dan Keluarga Cemara siap dibangkitkan lewat versi film layar lebar.

 

Adalah Visinema Pictures yang dengan bangga mempersiapkan film KELUARGA CEMARA. Sang produser, Anggia Kharisma, bahkan sudah lama mengidam-idamkan proyek ini. Berkolaborasi dengan penulis Gina S Noer dan sutradara muda berbakat, Yandy Laurens, Anggia rupanya mengawali proyek ini dari sebuah kegelisahan. Dilansir detikHOT, Anggia mengakui jika perkembangan film Indonesia memang seolah melupakan karya layar lebar yang ramah terhadap keluarga dan anak setelah era LASKAR PELANGI (2008) dan PETUALANGAN SHERINA (2000).

 

Atas proyek reboot ini, penulis naskah sinetron Keluarga Cemara yakni Arswendo Atmowiloto pun menyambut hangat. “Setiap saat pasti orang pengen keluarganya dalam tanda kutip benar. Dan apakah keluarga ini jadi nilai yang berhasil atau tidak, inilah sebenarnya. Keluarga ini bagus, istilah saya bisa bersyukur aja dengan keadaan saat ini. Pasti akibatnya lebih bagus.”

 

Pemeran Emak dan Abah Versi Milenial

 

Hadir dalam versi terbaru, sudah pasti jajaran pemain Judi poker yang terlibat akan memasang aktor dan aktris baru. Jika dulu dalam versi sinetron, publik Indonesia sangat mengenal Adi Kurdi sebagai si abah tukang becak air dan Novia Kolopaking sebagai emak yang begitu sabar, siapakah para pemeran untuk dua peran sentral film KELUARGA CEMARA ini?

 

Rupanya kedua karakter ini dipercayakan kepada Ringgo Agus Rahman sebagai abah dan Nirina Zubir sebagai emak. Sebagai aktor dan aktris papan atas, pertanyaan besar hanyalah apakah chemistry yang dibangun Ringgo dan Nirina kelak bisa sedikitnya sejajar dengan Adi dan Novia. Karena dalam versi sinetronnya, abah dan emak begitu kuat membangun cerita kehidupan bersahaja keluarga Cemara.

 

Dalam sebuah wawancara, Ringgo mengaku jika saat dirinya mendapat tawaran untuk menjadi abah dalam film KELUARGA CEMARA, dia tengah syuting dengan Adi Kurdi. Tak hanya karakter abah dan emak, pihak produser pun menjanjikan kalau ketiga putri abah yakni Euis, Cemara dan Agil akan muncul. Hanya saja saat ini ketiga aktris pemerannya masih disimpan rapat-rapat. Untuk saat ini KELUARGA CEMARA masih bakal memulai proses produksi pada bulan Desember dan direncanakan rilis tahun 2018 mendatang.

 

Sinetron Hits Selama Delapan Tahun

 

Jika sekarang banyak sinetron Indonesia dengan total ratusan episode tapi dianggap punya alur cerita dan akting pemain yang buruk, tidak dengan Keluarga Cemara. Tayang seminggu sekali, Keluarga Cemara mampu bertahan hingg 412 episode selama delapan tahun lamanya. Mulai mengudara sejak 6 Oktober 1996, sinetron inipun tamat pada 29 Agustus 2004.

 

Menawarkan kisah keluarga sederhana yang harus berjuang bersama, judul Keluarga Cemara sejatinya diambil dari nama anak kedua abah, yakni Cemara alias Ara yang diperankan oleh Anisa Fujianti. Menampilkan potret kehidupan keluarga Indonesia yang pas-pasan, masyarakat tentu mengingat bagaimana teh Euis, putri sulung abah yang diperankan oleh Ceria HD harus berjualan opak demi menyambung hidup keluarganya.

 

Terpatri erat dalam ingatan banyak masyarakat Tanah Air, apakah KELUARGA CEMARA mampu mengulang kesuksesan sinetronnya? Semoga saja cerita yang disuguhkan dalam versi kekinian tidak mencederai kebersahajaan sinetron aslinya. Berharap juga jika pihak produser menemukan aktris-aktris muda berbakat untuk mengisi pos Euis, Ara dan Agil.

Bos Sementara Falkirk, Alex Smith Manajer Tertua Di Eropa

Produktifitas seseorang tidak bisa diukur dari usianya. Ada cukup banyak orang yang justru tetap dan semakin produktif saat memasuki usia senjanya. Senada dengan hal tersebut, Alex Smith yang merupakan bos atau manajer sementara klub Falkirk dengan usianya yang genap 77 tahun, tercatat sebagai manajer klub sepakbola tertua di liga professional di Eropa.

Kontrak Sementara dengan Falkirk

Alex Smith akhir pekan ini resmi menjadi manajer tertua di liga profesional Eropa. Smith, 77 tahun sebelumnya telah setuju untuk memimpin Falkirk untuk sementara waktu setelah kepergian Peter Houston pada hari Minggu lalu. Ini membuatnya menjadi pembicaraan media karena dia memiliki usia yang tidak muda lagi.

Dia sendiri belum terlalu dipusingkan dengan statusnya sebagai manajer sementara. Terbukti saat ditanya apakah dia mengharapkan status sebagai manajer tetap dengan kontrak yang lebih lama atau tidak, dia justru berpendapat bahwa dirinya tidak terlalu mengharapkan jabatan atau kontrak yang lebih lama. Tapi, dia mengakui jika semua tergantung keputusan klub.

Smith mengatakan; “Saya akan melakukan pekerjaan ini selama klub menginginkan saya untuk melakukannya, asalkan para penggemar menginginkan saya melakukannya dan selama itu adalah hal yang tepat bagi Falkirk Football Club.” Sehingga bukan hal yang mustahil jika dirinya akan melanjutkan kontrak untuk waktu yang lebih lama jika pihak klub menginginkannya.

Karir Kepelatihan Smith

Setelah memulai karir manajemennya di tahun 1968 di Stenhousemuir. Smith bekerja di Stenhousemuir sebagai pelatih, sebelum akhirnya 14 bulan kemudian dia menjadi manajer klub Larbert. Setelah itu, banyak hal telah berubah secara signifikan, tidak terkecuali bagaimana sebuah tim dibentuk. Dia mengungkapkan apa yang terjadi saat itu dengan mengatakan;

“Stenhousemuir adalah klub yang dijalankan oleh komite. Mereka adalah orang-orang yang luar biasa dan mereka semua membawa uang untuk klub dari berbagai arah. Mereka biasanya akan duduk untuk melakukan penilaian dari sebuah pertandingan pada hari Sabtu dan memilih tim untuk pertandingan  minggu depan.”

Dia melanjutkan: “Mereka memilih tim dengan cara yang tidak diketahui, kiper akan disiapkan dan mereka akan memilih siapa yang akan menjadi penjaga gawang mereka dan sampai pada sebuah kesimpulan, tim yang mereka pilih untuk bertanding di lapangan pada hari Sabtu.”

Smith mengatakan bahwa ruang ganti juga sangat berbeda. Tidak ada headphone, tablet atau perangkat elektronik. Waktu itu rutinitasnya jauh lebih sederhana. Dia mengenang dengan beberapa kalimat berikut ini;

“Tempat itu (ruang ganti) penuh dengan surat kabar”. “Mereka semua akan membaca berita utama dan melihat apakah nama mereka ada di dalamnya. Jika mereka senang, mereka baik-baik saja, jika mereka tidak senang, mereka tidak mau pergi dan mencoba mencari telepon untuk menelepon wartawan.”

“Beberapa pemain memilih untuk tidak membaca koran dan menjauh dari kritik semacam itu. Hari ini sangat berbeda dengan pemain sekarang yang memiliki agen poker dan orang (dengan kekuatan) finansial. Anda memiliki media sosial saat ini dan hanya ada sedikit tempat persembunyian bagi siapa saja yang terlibat dalam permainan ini.”

Selama menjadi manajer, Smith telah memimpin St Mirren, Aberdeen, Clyde, Dundee United dan Ross County, serta klub U-21 Skotlandia. Bukan tidak mungkin jika karirnya akan tetap gemilang bersama Falkirk dan itulah yang diharapkan oleh semua orang. Jika Falkirk bisa mencapai target dan menuai kesuksesan, Smith bisa saja mendapatkan kontrak yang lebih panjang dan status manajer tertua akan terus bersamanya.

Gagal di Tanah Air, Film TURAH Wakili Indonesia di Oscar 2018

Prestasi perfilman Indonesia memang sudah mulai menggeliat. Semakin berkurangnya komedi dan horor slapstick yang mengedepankan seks atau adegan vulgar, kini para sineas bangsa semakin berani menawarkan cerita baru. Keberanian itu pula yang akhirnya membuahkan hasil manis bagi Wicaksono Wisnu Legowo.

 

Filmnya yang berjudul TURAH mampu mencetak prestasi membanggakan lantaran terpilih mewakili Indonesia dalam ajang perfilman paling bergengsi di dunia, Academy Awards 2018. Masuk dalam nominasi Film Berbahasa Asing Terbaik, Turah yang sebelumnya sudah tampil di Singapore International Film Festival ini akan menjadi ‘wajah’ Indonesia dalam perihal industri filmnya di depan sineas-sineas dunia nanti.

 

Terpilihnya TURAH untuk masuk seleksi Oscar 2018 ini diumumkan oleh Ketua Komite Seleksi Persatuan Perusahaan Film Indonesia (PPFI), aktris Christine Hakim pada 19 September lalu. Diharapkan, TURAH akan membuat gaung perfilman Indonesia di dunia internasional bisa berimbas positif pada kemajuan industri film Tanah Air.

 

Mengusung Cerita Jawa Tengah

 

Wicaksono sebagai sutradara mengenang bahwa awal mula TURAH berhulu pada tahun 2014. Saat itu dirnya mendapat motivasi dari sutradara Poker online Indonesia senior, Ifa Isfansyah untuk membuat film. Dan akhirnya Ifa pun duduk di bangku produser film TURAH. Setelah itu, Wicaksono langsung membuat cerita dan naskah yang harus direvisi pada tahun 2016 dan berlanjut ke proses syuting.

 

TURAH sendiri mengusung kisah soal problematika warga kampung Tirang, Tegal di provinsi Jawa Tengah yang terisolasi selama bertahun-tahun. Kampung mereke sendiri dikuasai oleh para pemilik modal. Sehingga sejumlah warga mulai berjuang atas ketidakadilah yang mereka rasakan selama sebelas tahun tinggal di Tirang. Menggunakan bahasa Tegal yang diusung sepanjang film, tak heran kalau Pangtap (Panitia Tetap) Komite Seleksi PPFi memilih TURAH sebagai perwakilan Indonesia. Kepada Kompas, Christine pun angkat bicara.

 

“Salah satu kekuatan dari film ini adalah kejujuran dan kesederhanaan. Apakah itu dari segi tematik ataupun segi penggarapannya. Tidak ada pretensi untuk buat film yang genit atau kultural edukatif atau mau menjual kemiskinan. Pesannya kuat sekali film ini. Terutama krisis nilai moral yang kuat sekali tergambar dalam film ini. Pesan itu kuat dan disampaikan secara sederhana dan jujur. Pemainnya jujur, tidak ada bintang poker online terkenal. Performance-nya luar biasa sekali,” tutup Christine.

 

Gagal di Tanah Air

 

Meski meraih prestasi luar biasa dengan jadi wakil Indonesia di ajang Oscar 2018, faktanya TURAH justru mendapat apresiasi rendah dari penonton Indonesia. Tayang perdana di bioskop Tanah Air pada 16 Agustus 2017, TURAH justru hanya mendapat total 16 layar di seluruh Indonesia dan cuma bertahan selama dua pekan.

 

Namun meskipun penonton Indonesia tampak malas, film yang memenangi tiga kategori dalam Jogja-Netpac Asian Film Festival ini berhasil lolos seleksi dari 130 film Indonesia untuk jadi wakil di Oscr 2018. Kegembiraan jelas dirasakan oleh Wicaksono karena film yang memulai proses syuting tahun 2016 ini bisa berumur panjang dan mendapatkan apresiasi tinggi dari kalangan penggiat film. Yang unik, produser  Ifa awalnya sempat ragu lantaran TURAH memiliki skenario begitu serius, bukannya jenaka seperti yang dilihat Ifa dari sosok Wicaksono.

 

Entah akan seperti apa sepak terjang TURAH dalam Oscar 2018, yang pasti terpilihnya film ini menjadi wakil Indonesia adalah kategori Film Berbahasa Asing Terbaik tentu wajib mendapat dukungan besar. Semoga pemerintah dan penonton Indonesia makin peduli pada film asli karya anak bangsa.

Heboh Isu Senjata Ilegal Sebanyak 5000 Buah

Kabar 5000 senjata ilegal diimpor institusi diluar militer tersuar mulai tanggal 22 September 2017. Pernyataan tersebut keluar dari Gatot Nurmantyo yang merupakan Panglima TNI. Pernyataan tersebut akhirnya menjadi perdebatan panas serta beragam spekulasi. Menkopolhukam Wiranto mengatakan, ada institusi diluar militer baru saja dibuatkan senjata PT Pindad. Institusi yang dimaksud yaitu Badan Intelijen Negara (BIN). Wiranto pun memberi klarifikasi jika pembelian senjata tersebut untuk keperluan intelijen. Jumlahnya tidak mencapai 5000 melainkan 500 buah.

 

Akun Twitter @_TNIAU sempat memanas dengan cuitan bernada ragu serta mempertanyakan pernyataan dari Jenderal Gatot. Namun akhirnya, admin akun twitter tersebut minta maaf. Untuk meredam suasana yang sedang genting, Menkopolhukam turut segera mengklarifikasi pada Jenderal Gatot Nurmantyo. Kemudian Kepala BIN yakni Jenderal Budi Gunawan dan Jenderal Tito Karnavian.

 

Selain masalah jumlh senjata yang 5.000 jadi 500 pucuk merupakan masalah komunikasi terkait pemesanan yang tidak diketahui oleh Mabes TNI, sebab jenis senjatanya tidak standar TNI. Pengadaan itu ternyata untuk BIN maka cukup izin dari Mabes Polri saja. Pihak PT Pindad juga turut angkat bicara. Sekretaris PT Pindad menyebutkan Polri sempat mengontak pihaknya guna memesan 5000 pucuk senjata.

 

Wiranto: Hanya 500 Senjata Bukan 5.000

Menkopolhukam Wiranto menjelaskan soal info yang simpang siur mengenai pembelian 5.000 senjata dari luar negeri untuk sebuah institusi. Wiranto menuturkan jika institusi yang memesan yaitu BIN sebanyak 500 senjata bukan 5000. Wiranto pun megatakan bila pengadaan senjata tersebut menggunakan dana APBN. Sehingga perizinannya tidak sampai ke Mabes TNI sebab jenis senjatanya bukan standar TNI.

 

Wiranto berharap info ini tidak jadi liar seolah-olah terdapat institusi di luar kontrol dari pemerintah membeli senjata illegal. Apalagi bisa mengancam keamanan dan bahkan pemberontakan. Wiranto berharap hal ini tidak perlu dipolemikan. Hanya ada komunikasi yang belum selesai, itu saja.

 

Geger 5.000 Senjata Disebabkan Masalah Komunikasi

Sumber dari masalah isu senjata illegal sebanyak 5000 buah adalah karena komunikasi yang belum tuntas. Pernyataan itu pertama kalinya disampaikan oleh Gatot ketika silaturahmi di markas besar TNI pada 22 September 2017 di Cilangkap, Jakarta Timur. Sebenarnya pernyataan Gatot tidak untuk konsumsi masyarakat umum. Akan tetapi sudah terlanjur banyak wartawan di sana.

 

Beberapa orang penting yang hadir diacara tersebut adalah Tri Sutrisno yang merupakan Wakil Presiden RI keenam, Prabowo Subianto, Edy Rahmayadi, Sutiyoso, Endriartono Sutarto, dan Widodo AS. Nah dari pernyataan itu sampai saat ini banyak menuai polemik yang memicu beragam spekulasi. Mungkinkah ada institusi Poker Online selain TNI yang bisa memesan 5.000 senjata ilegal. Akhirnya kritik serta desakan bergulir, terutama dari parlemen, meminta Gatot mengungkapkan identitas institusi itu.

 

Menkopolhukam Wiranto pun menyadari isu tentang senjata ini mulai gaduh. Dia mengklarifikasi ke Gatot Nurmantyo, Kepala BIN, dan Kapolri Jenderal, Tito Karnavian. Informasi yang benar yaitu pembelian 500 senjata laras pendek oleh BIN untuk sekolah intelijen. Senjata laras pendek dipesan ke Pindad dan bukan impor dari luar negeri. Selain masalah 5.000 buah menjadi 500 buah adalah masalah komunikasi yang belum tuntas terkait pemesanan yang tidak diketahui Mabes TNI.

 

Lalu mengapa terdapat masalah komunikasi? Apakait terkait politik? Wiranto pun menjawab bahwa tidak usah dipolitisasi, itu karena masalah komunikasi saja dan semuanya menjadi tanggung jawabnya untuk menjelaskan pada semua masyarakat yang sudah salah paham. Agar tidak ada spekulasi buruk tentang hal ini. Demikianlah terkait isu senjata illegal yang mencapai 5000 buah ternyata hanya sebuah kesalahpahaman semata.

Juarai ASEAN Para Games 2017, Atlet Difabel Diganjar Bonus Fantastis

Geliat kemampuan olahraga atlet difabel Indonesia sepertinya tak bisa diremehkan. Dalam ajang ASEAN Para Games 2017 yang berlangsung di Kuala Lumpur, mereka berhasil meraih hasil membanggakan yakni Juara Umum. Mengalahkan tuan rumah Malaysia, kontingen Merah Putih mengumpulkan total 126 emas, 75 perak dan 50 perunggu. Malaysia bahkan tak bisa berbuat banyak di posisi kedua dengan hanya bisa meraih 90 emas.

 

Membuktikan keterbatasan bukanlah hambatan meraih prestasi gemilang, atlet difabel Tanah Air mampu tampil cemerlang di cabang atletik, angkat berat dan renang. Diikuti 11 negara di Asia Tenggara, prestasi ini jelas menjadi sinyal masa depan cerah dunia olahraga Indonesia. Seperti layaknya sang juara yang pulang kembali ke rumahnya, para atlet difabel itu tiba di bandara Adi Soemarmo hari Minggu (24/9) dengan sambutan meriah.

 

Ada Menpora Imam Nahrawi, Presiden NPC Senny Marbun, CdM Bayu Rahadrian dan Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo yang ikut menyambut para pahlawan olahraga ini. Bukan cuma pejabat penting, banyak warga di areal bandara yang memberikan tepuk tangan meriah saat mereka hadir sehingga membuat air mata haru bahagia pun tumpah di wajah para atlet difabel. Diarak menggunakan mobil jeep, bus dan konvoi sepeda motor, atlet-atlet inipun menuju hotel Lor in Solo.

 

Bonus Setara Atlet SEA Games 2017

 

Dilansir Detik, Menpora memuji sumber kekuatan para atlet difabel itu. Menurut Imam, motivasi tinggi para atlet Domino online memang jadi faktor utama kemenangan selain mental juara mereka. Gelar juara di Malaysia ini adalah hasil panjang pemusatan latihan yang sudah dilakukan sejak awal 2016 di Solo. Karena hasil luar biasa ini, Menpora pun berjanji bakal memberikan bonus dengan sangat adil.

 

Janji Imam ini memang sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo. “Presiden Jokowi terus mewanti-wanti persamaan hak ini sejak SEA Games Singapura beberapa tahun lalu. Komitmen bapak Presiden Jokowi mari kita kawal bersama. Terkait bonus, sama dengan atlet SEA Games seperti yang pernah diberikan untuk olimpian dan paralimpian. Pemerintah tidak lagi bersikap diskriminasi,”

 

Sekedar informasi, untuk ajang SEA Games Singapura 2015 lalu, pemerintah menjanjikan bonus medali emas mencapai Rp 200 juta untuk perorangan dan Rp 100 juta untuk beregu. Lalu medali perak perorangan Rp 30 juta dan beregu Rp 25 juta. Sementara medali perunggu besarnya Rp 30 juta perorangan dan beregu Rp 15 juta.

 

Atlet Difabel Diangkat Jadi PNS

 

Yang menggembirakan, bonus untuk para peraih medali sepertinya tak hanya emas. Para atlet difabel peraih medali emas ini bahkan dipersiapkan bonus untuk diangkat sebagai Pegawai Negara Sipil (PNS). Bonus ini rupanya sama seperti yang diraih atlet SEA Games. Atas hal ini, Menpora Imam berharap agar persyaratan PNS untuk atlet difabel tidak disamakan dengan yang biasa.

 

Hadiah pengangkatan menjadi PNS sendiri rupanya sudah pernah disebutkan Menpora pada awal Agustus lalu. Di mana kini pemerintah mempersiapkan dua jenis bonus pengganti uang kepada atlet berprestasi baik difabel atau tidak. Dua jenis bonus itu adalah jabatan PNS untuk para peraih medali emas yang sudah disambut positif oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan tempat tinggal. Untuk bonus tempat tinggal, proses pembicaraan ke arah semakin baik sudah dibicarakan dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Semoga saja bonus yang ditetapkan pemerintah ini membuat para atlet Indonesia makin berjuang maksimal untuk Tanah Air.

Makin Populer, Egy Maulana Vikri Ditawari Gaji Rp 100 Juta/Bulan

Perjalanan Egy Maulana Vikri sebagai salah satu calon pesepakbola terbaik yang pernah dimiliki negeri ini sepertinya masih sangat menjanjikan. Aksi menawannya bersama Timnas U-19 membuat pemuda berusia 17 tahun itu selalu jadi sasaran pujian. Bahkan industri bola di Eropa sampai banyak yang benar-benar menantikan kedatangan gelandang kidal itu.

 

Tak hanya dipuja sampai kancah internsional, popularitas Egy di mata generasi muda juga sangat bersinar. Punya kulit yang putih, kornea berwarna cokelat muda dan rambut pirang, Egy memang bak bule. Dan dalam wawancara eksklusifnya dengan BOLA dan BolaSport.com, pemuda kelahiran 7 Juli 2000 itu mengaku bahwa dirinya memiliki garis keturunan Belanda dari kakek pihak ayahnya.

 

Dengan usianya yang masih sangat muda dan perjalanan bermain bola yang terbuka lebar, Egy menyimpan asa untuk bisa bermain Judi bola di Liga Champions. Sudah meninggalkan kota kelahirannya yakni Medan sejak usia 12 tahun demi bermimpi di dunia sepakbola, Egy rupanya haram menyerah sebelum bertarung. Meski tidak mudah, dia bertekad akan kerja keras untuk mewujudkan mimpinya.

 

Egy Bakal Digaji Rp 100 Juta/Bulan

 

Ayah angkat Egy yakni Subagja Suihan mengaku sudah ada tiga klub asal Spanyol yang memberikan tawaran seleksi untuk Egy. Kepada Tabloid Bola, pengusaha asal Cirebon ini angkat bicara, “Sudah ada tiga klub yang akan jadi tempat trial buat Egy yaitu Getafe, Espanyol dan Real Madrid. Jadi selepas membelas timnas di Kualifikasi Piala AFC U-19 Korea Selatan, Egy akan berlatih di Spanyol.”

 

Lebih lanjut, salah satu klub asal Jerman bahkan sudah berani memberikan tawaran gaji untuk Egy. Sudah jatuh hati sejak ajang Toulon Tournamen 2017 di Prancis, klub Jerman ini berani menjamin fasilitas mobil dan apartemen untuk Egy. Bahkan perihal gaji, klub yang namanya dirahasiakan ini berani membayar sekitar USD 7.000-8.000/bulan atau sekitar Rp 94-95 juta/bulan, seperti dilansir Kompas.

 

Hanya saja menurut Subagja, Egy harus bermain dulu untuk sebuah klub di Thailand karena untuk bisa bermain di Eropa, seorang pesepakbola haruslah berusia 18 tahun. Saat dijumpa di Football Plus Arena, kabupaten Bandung Barat hari Kamis (26/10) sore, Egy tak mau memberikan respon lebih lanjut soal tawaran beberapa klub asal Eropa itu kepada dirinya.

 

Pilih FokusKualifikasi Piala AFC U-19

 

Meskipun laris manis dan diundang banyak klub Eropa, faktanya Egy kini memilih profesional dan fokus bersama Timnas U-19. “Saya tidak mau berkomentar (soal ketertarikan klub Eropa). Fokus di timnas dulu. Saya tidak mau pikir lain-lain, nanti konsentrasi saya saat main terganggu,” papar Egy kepada Kompas.

 

Bukan tanpa alasan jika Egy memang ngotot ingin tampil sebaik mungkin di ajang Piala Asia. Karena kali ini Indonesia bergabung di Grup F bersama di antaranya dua tim raksasa yakni Korea Selatan, Malaysia, Timor Leste dan Brunei Darussalam. Mengenai calon lawannya, Egy menilai semua tim merata termasuk tuan rumah Korsel. Tak ingin menargetkan cetak gol, Egy hanya berharap bisa meloloskan Indonesia ke piala dunia.

 

Dengan kini dirinya yang semakin populer, Egy pun mulai membiasakan diri dengan berbagai sesi wawancara atau ajakan foto dari fans saat ke mall. “Hidup saya jauh berbeda beberapa bulan belakangan. Waktu kecil saya memang ingin terkenal, tetapi sekarang justru ingin seperti dulu lagi.” Anyway, semoga sukses untuk seluruh keputusanmu ya, Egy.