Ditangkap di Hotel, Polisi Ringkus Tiga Tersangka Pembunuh Pasutri

Kasus pembunuhan pasangan suami istri Zakaria Husni (57) dan Zakiya Masrur (52) telah memasuki tahapan baru. Karena kepolisian poker online berhasil menangkap tiga orang pelaku pembunuh pada hari Selasa (12/9) malam kemarin di Jawa Tengah.

 

Sekedar informasi, Husni dan Zakiya adalah pengusaha garmen yang ditemukan tewas di sungai Klawing, Purbalingga, Jawa Tengah pada Senin (11/9) pagi. Saat ditemukan, kondisi mayat mereka berdua terikat dan terbungkus bedcover. Jenazah Husni masih menggunakan sarung serta peci sementara sang istri memakai mukena berwarna ungu. Kedua korban ini adalah warga kelurahan Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

 

Dibunuh, Dirampok, Mayat Dibuang di Sungai

 

Pencarian fakta atas pembunuhan Husni dan Zakiya pun dikebut oleh jajaran kepolisian. Setelah diketahui identitas kedua mayat, terungkap bahwa besar kemungkinan jika pasangan suami istri malang itu telah diserang dan meregang nyawa di rumahnya sendiri.

 

Hal ini diperkuat dari kesaksian penghuni kos perempuan di kediaman Husni yang menyebut sempat mendengar adanya keributan pada Minggu (10/9). Kamera CCTV di sekitar rumah korban pun merekam saat ada mobil yang keluar pada pukul 19.45 WIB. Sehingga diduga mendiang Husni dan Zakiya dirampok lalu dibunuh di rumahnya pada hari Minggu.

 

Pilihan tersangka untuk membuang mayat di Purbalingga pun demi menghapus jejak pembunuhan. Diketahui jika kedua kepala korban mengalami pukulan akibat benda tumpul dan sabetan benda tajam di leher, seperti dilansir Merdeka.

 

Dari kondisi mayatnya, korban juga mengalami pembengkakan yang diduga selama perjalanan dari Jakarta. Mereka mengalami kehabisan napas sebelum akhirnya tewas lalu dibungkus bedcover dan dibuang ke sungai Klawing. Yang sadis, rupanya selain melakukan pembunuhan para tersangka juga merampok harta benda korban seperti emas, brankas berisi uang, sertifikat tanah dan satu unit mobil Toyota Altis.

 

Pelaku Pembunuh Adalah Mantan Karyawan

 

Salah seorang saksi yang merupakan jemaah musala di dekat rumah Husni mengaku jika korban sempat bercerita memiliki masalah pada perusahaan garmennya di Pekalongan. Dari pengembangan saksi, polisi pun langsung mencurigai mantan karyawan Husni dan Zakiya sebagai pelaku pembunuhan. Bukan tanpa alasan, karena sang mantan karyawan yang sudah bekerja lebih dari 10 tahun ini baru saja dipecat beberapa minggu sebelumnya.

 

Hingga akhirnya kepolisian berhasil meringkus tiga pelaku berinisial AZ, EK dan SU di Grobogan, Jawa Tengah pada Selasa (12/9). Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono seperti dilansir Detik, ketiga pembunuh ditangkap saat sedang berkaraoke di hotel. Kini ketiga tersangka itu tengah diamankan di Semarang guna penyelidikan lebih lanjut.

 

Berhasil ditangkap begitu cepat oleh kepolisian, salah satu tersangka rupanya sempat melawan dan mencoba kabur saat dalam perjalanan ke Kudus untuk menemui sang penadah barang rampokan. Adalah AZ yang hendak melarikan diri dan melawan kepolisian sebelum kemudian digagalkan lewat tembakan yang dilepas aparat keamanan. Namun karena tembakan itu, AZ pun akhirnya tewas.

 

Terungkap pula bahwa salah satu tersangka pembunuhan ini adalah mantan sopir korban yang dipecat lantaran kelakukan buruknya. Suara melaporkan jika kecurigaan awal polisi ini tampak berdasar. Apalagi segera setelah Husni dan Zakiya meninggal, nomor telepon sang mantan sopir tiba-tiba tidak aktif yang memicu kejanggalan. Dengan menyisakan dua tersangka, kini keluarga korban berharap mereka akan segera dijatuhi hukuman seberat-beratnya karena tindakannya itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *