Edwin, Adipati Dolken dan Putri Marino dalam Posesif

Siapa yang tak kenal dengan sutradara handal, Edwin? Ia memang tergolong dalam sutradara dengan karya berbau arthouse. Sebut saja filmnya, Babi Buta yang Ingin Terbang (2008) dan Postcards from the Zoo (2012). Dua judul film tersebut memang mangkir dari bioskop-bioskop konvensional Indonesia. Namun jangan salah, dua judul tersebut malahan sudah mampir ke beberapa festival prestigious di luar negeri. Dan sekembalinya ke Indonesia bahkan kedua film domino qiu qiu itu ditayangkan secara terbatas.

Membuat Gebrakan Baru

Namun tiba-tiba Edwin membuat gebrakan baru di tahun 2017 ini. pasalnya ia mencoba masuk ke dunia komersial dengan cara menyutradarai sebuah film remaja yang berjudul Posesif. Dalam film ini, ia memasangkan Adipati Dolken dengan pemain film pendatang baru, Putri Marino.

Tentu saja ini menjadi sebuah pertanyaan yang sangat menarik saat mengulas latar belakang dari keterlibatan Edwin di produksi pertamanya dengan Pelari Films itu. Pria yang lahir di Surabaya itu mengaku memang ini menjadi film ketiganya, namun menjadi yang pertama baginya dalam dunia komersil dan ini sudah lama ia impikan.

“Ini buat saya film ketiga saya. Dan memang dari dua film kedua yang pernah saya buat sebelumnya ini terlihat beda. Tapi buat saya pribadi, inilah film yang ingin saya buat. Kalau boleh saya bilang, ini adalah surat cinta saya untuk cinta pertama. Dan saya pikir hal ini dialami oleh semua orang. Ini lah yang membuat saya tertarik, ada sisi manis dan tegangnya,” ungkapnya dalam sebuah jumpa pers yang berlokasi di Senayan City, Jakarta Pusat pada hari Selasa (12/9) kemarin.

Keluar dari Zona Nyaman

Edwin memang berada di zona nyaman selama memproduksi dua film sebelumnya. Dan kini, ia harus keluar dari zona nyaman tersebut. Ia mengaku bahwa selama ini, zona tersebut membuat rasa nyaman yang ternyata malah tidak begitu memberikan tantangan bagi seorang pembuat film. “Masalahnya di sini saya butuh challenge. Bikin suatu film itu adalah tantangan. Kalau sebelumnya film saya memilki sebuah pola, dan ternyata, berada di dalam suatu zona aman itu memang tidak menguntungkan bagi saya,” ungkapnya. “Makanya saya mau jalan ke sebuah jalan baru. Ini adalah sesuatu yang sangat menyenangkan untuk bertemu dengan orang-orang baru,” imbuhnya.

Setelah ia menjalani prosesnya, ternyata ia sangat menikmati proses tersebut. Ia menemukan keasyikan tersendiri saat dipertemukan dengan aktor dan juga aktris yang bersingergi membuat sebuah hiburan yang berkualitas. “Secara teknik ini menyenangkan ya buat saya. Saya sangat ingin bisa mengeksplore acting dan saya juga bertemu dengan banyak orang yang memberikan semuanya untuk acting,” ungkapnya lebih lanjut. Ia bahkan yakni filmnya kali ini, Posesif, akan memiliki kualitas yang tinggi. “Dan juga acting yang bisa dibanggakan,” tambahnya lagi.

Dalam film ini, Edwin juga menggandeng aktris pendatang baru, Putri Marino yang biasanya berada di ranah lainnya. Aktris yang menjadi host dalam My Trip My Adventure ini digandengnya dengan proses casting yang tak mudah. Dan ia berharap hasilnya akan melebihi ekspektasinya.

Pada Oktober mendatang Posesif akan hadir di bioskop-bioskop tanah air. Cerita dari Posesif sendiri adalah hubungan asmara yang terjalin antara Lala dan Yudhis di mana hubungan asmara tersebut berjalan melebihi apa yang mereka akspektasikan. Ini adalah sebuah kisah asmara cinta pertama yang beda dari cinta pertama yang lainnya. Kisahnya kelam.

Ditangkap di Hotel, Polisi Ringkus Tiga Tersangka Pembunuh Pasutri

Kasus pembunuhan pasangan suami istri Zakaria Husni (57) dan Zakiya Masrur (52) telah memasuki tahapan baru. Karena kepolisian poker online berhasil menangkap tiga orang pelaku pembunuh pada hari Selasa (12/9) malam kemarin di Jawa Tengah.

 

Sekedar informasi, Husni dan Zakiya adalah pengusaha garmen yang ditemukan tewas di sungai Klawing, Purbalingga, Jawa Tengah pada Senin (11/9) pagi. Saat ditemukan, kondisi mayat mereka berdua terikat dan terbungkus bedcover. Jenazah Husni masih menggunakan sarung serta peci sementara sang istri memakai mukena berwarna ungu. Kedua korban ini adalah warga kelurahan Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

 

Dibunuh, Dirampok, Mayat Dibuang di Sungai

 

Pencarian fakta atas pembunuhan Husni dan Zakiya pun dikebut oleh jajaran kepolisian. Setelah diketahui identitas kedua mayat, terungkap bahwa besar kemungkinan jika pasangan suami istri malang itu telah diserang dan meregang nyawa di rumahnya sendiri.

 

Hal ini diperkuat dari kesaksian penghuni kos perempuan di kediaman Husni yang menyebut sempat mendengar adanya keributan pada Minggu (10/9). Kamera CCTV di sekitar rumah korban pun merekam saat ada mobil yang keluar pada pukul 19.45 WIB. Sehingga diduga mendiang Husni dan Zakiya dirampok lalu dibunuh di rumahnya pada hari Minggu.

 

Pilihan tersangka untuk membuang mayat di Purbalingga pun demi menghapus jejak pembunuhan. Diketahui jika kedua kepala korban mengalami pukulan akibat benda tumpul dan sabetan benda tajam di leher, seperti dilansir Merdeka.

 

Dari kondisi mayatnya, korban juga mengalami pembengkakan yang diduga selama perjalanan dari Jakarta. Mereka mengalami kehabisan napas sebelum akhirnya tewas lalu dibungkus bedcover dan dibuang ke sungai Klawing. Yang sadis, rupanya selain melakukan pembunuhan para tersangka juga merampok harta benda korban seperti emas, brankas berisi uang, sertifikat tanah dan satu unit mobil Toyota Altis.

 

Pelaku Pembunuh Adalah Mantan Karyawan

 

Salah seorang saksi yang merupakan jemaah musala di dekat rumah Husni mengaku jika korban sempat bercerita memiliki masalah pada perusahaan garmennya di Pekalongan. Dari pengembangan saksi, polisi pun langsung mencurigai mantan karyawan Husni dan Zakiya sebagai pelaku pembunuhan. Bukan tanpa alasan, karena sang mantan karyawan yang sudah bekerja lebih dari 10 tahun ini baru saja dipecat beberapa minggu sebelumnya.

 

Hingga akhirnya kepolisian berhasil meringkus tiga pelaku berinisial AZ, EK dan SU di Grobogan, Jawa Tengah pada Selasa (12/9). Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono seperti dilansir Detik, ketiga pembunuh ditangkap saat sedang berkaraoke di hotel. Kini ketiga tersangka itu tengah diamankan di Semarang guna penyelidikan lebih lanjut.

 

Berhasil ditangkap begitu cepat oleh kepolisian, salah satu tersangka rupanya sempat melawan dan mencoba kabur saat dalam perjalanan ke Kudus untuk menemui sang penadah barang rampokan. Adalah AZ yang hendak melarikan diri dan melawan kepolisian sebelum kemudian digagalkan lewat tembakan yang dilepas aparat keamanan. Namun karena tembakan itu, AZ pun akhirnya tewas.

 

Terungkap pula bahwa salah satu tersangka pembunuhan ini adalah mantan sopir korban yang dipecat lantaran kelakukan buruknya. Suara melaporkan jika kecurigaan awal polisi ini tampak berdasar. Apalagi segera setelah Husni dan Zakiya meninggal, nomor telepon sang mantan sopir tiba-tiba tidak aktif yang memicu kejanggalan. Dengan menyisakan dua tersangka, kini keluarga korban berharap mereka akan segera dijatuhi hukuman seberat-beratnya karena tindakannya itu.

Manchester City Mampu Permalukan Liverpool di Kandang Sendiri

Masih saja menjadi bahan perbincangan public tentang kekalahan Liverpool dengan skor telak atas Manchester City 5-0. Penyerang Brazil, Gabriel Jesus, mencetak dua buah gol saat Manchester City menaklukkan Liverpool. Pertandingan yang berlangsung sebagai lanjutan dari Liga Inggris yang dihelat di Stadion Etihad Sabtu pekan lalu itu hatus memainkan babak kedua hanya dengan 10 orang pemain.

Setidaknnya, hasil ini bisa membuat City bernapas sedikit lebih lega. Hal ini karena sementara mereka saat ini bisa memuncak di klasemen Liga Inggris. Mereka berhasil unggul dengan jumlah 10 poin dari 4 buah pertandingan yang sudah mereka lakoni. Mereka unggul dari rival satu kota mereka, Manchester United yang pada saat itu menjamu Stoke City di Sabtu malam juga.

Liverpool Kurang Beruntung Kali Ini

Pada pertandingan tersebut, penyerang dari Liverpool, Sadio Mane, terpaksa harus diganjar kartu merah pada menit yang terbilang masih awal, yakni menit ke-37. Ia diganjar kartu merah karena dirinya mengangkat kaki terlampau tinggi ketika berduel dengan City Ederson, sang kiper, yang saat itu berlari meninggalkan kotak penaltinya dan juga harus ditandu untuk keluar lapangan seusai mengalami benturan dengan Mane.

Pada saat kejadian itu terjadi, City sudah unggul dengan skor 1-0 karena gol Sergio Aguero dan mereka langsung saja memaksimalkan keunggulan jumlah pemainnya saat Jesus menanduk umpan silang dari De Bruyne. Pemain asal Brazil itu mengemas golnya yang kedua pada menit ke 53 seusai Augero mengoperkan bolanya. Dan Leroy Sane berhasil mengubah skor jadi 4-0 seusai bekerja sama dengan Benjamin Mendy.

Sane kemudian melengkapi pembantaian yang mana dilakukan oleh klubnya di fase akhir dari pertandingan dewa poker ini dengan sebuah tembakan kaki kiri yang melengkung dengan sangat apik dari jarak kurang lebih 25 meter menuju ke sudut atas gawang. Meskipun kartu merah jadi sebuah momen pada pertandingan ini, rapuhnya performa dan pertahanan dari Liverpool juga terekspos kembali saat City dengan mudahnya membongkar lini belakang dari si Merah itu.

Pep Guardiola, selaku manajer City, memilih untuk menurunkan formasi yang mana relative lebih bertahan dengan Kyle Walker dan juga Benjamin Mendy yang saat itu beroperasai sebagai 2 bek sayap di samping pertahanan yang berisikan 3 orang.

Serangan tandem Jesus dan Aguero sangat memukau. Dan formasi ini sangat bergantung pada gelandang Belgia, Kevin De Bruyne, yang mana menjadi sumber kreatifitas untuk Manchester City. Ia bisa menunaikan tugasnya dengan sangat sempurna.

Operan yang sempurna juga tertuju untuk Aguero yang mana saat itu berlari dengan pengaturan waktu yang sangat tepat. Pemain asal Argentina itu juga membuka gol seusai mengecoh Simon Mignolet, kiepr Liverpool.

Akan tetapi, bagaimana juga, Liverpool sempat mengancam saat pemain sayap cepat mereka yang berasal dari Mesir, Mohammed Salah, menaklukkan Nicholas Otamendi sebanyak 2 kali. Akan tetapi sayang sekali, kesempatan-kesempatan itu tak mampu melepaskan tembakan ataupun juga mengirim umpang silang yang akurat.

Mignolet ketika itu harus menghentikan bola menggunakan kakinya pada menit ke 35 dari sebuah tembakan mendatar dari John Stones. Seusai bola jatuh ke kaki pemain bertahan milik City tersebut, lalu menyusul tendangan sudut.

Bagaimanapun juga hasil ini membahagiakan City namun mempermalukan Liverpool di kandang mereka sendiri. Di sepanjang pertandingan itu terkesan Liverpool malah kuranga aktif dan Manchester City lebih mendominasi pertandingan dengan sangat gesit dan apik.

Klub Ini Akan Mempersulit Real Madrid Pertahankan Gelar Liga Champions Musim Ini

Real Madrid tampak mengawalistart yang tidak begitu mulus dalam ajang La Liga sehingga untuk sementara ini Los Blancos belum dapat bertengger di puncak klasemen. Real Madrid di UCL tergabung dalam grup H bersama Spurs, APOEL, dan Dortmund. Madrid akan mengawali Liga Champions musim kali ini dengan menjamu APOEL pada Kamis, 14 September. Pertanyaannya, mampukah Madrid pada musim ini mempertahankan gelar Liga Champions setelah mengalami start yang kurang  baik dalam ajang ini?

Beberapa Klub yang Akan Mempersulit Real Madrid Pertahankan Gelar Liga Champions Musim Ini

Peluang itu masih sangat lebuar untuk Madrid, menjadi  yang pertama juara tiga kali berurutan dalam Liga Champions. Namun tentu saja perjuangan Ronaldo dan kawan-kawan tidak akan mudah, terlebih tim-tim lawan akan semakin kuat dan berhati-hati karena mereka bertemu Real Madrid. Berikut ini merupakan beberapa klub judi bola yang akan menyulitkan Real Madrid untuk mempertahankan gelar Liga Champions musim kali ini.

Barcelona

Tim asuhan Ernesto Valverde pada musim kali ini diyakini akan mati-matian mengejar gelar Liga Champions setelah dalam 2 musim terakhir Barcelona kalah dari dua tim besar dengan cara yang memalukan. Pada musim 2015/16, Barca dikalahkan oleh Atletico Madrid dan musim lalu mereka dipecundangi oleh Juventus, padahal dalam babak 16 besar Messi dan timnya berhasil mengalahkan PSG dengan sangat dramatis sekaligus kontroversial.

Musim ini Barcelona tentunya tidak mau mendapatkankegagalan lagi, kehilangan pemain bintang seperti Neymar rasanya tidak akan terlalu berpengaruh pada jalannya permainan Barca musim ini. Terbukti, dalam tiga pertandingan pertama musim dalam ajang la  Liga, Barcelona berhasil medapatkan poin sempurna. Dan ini merupakan sinyal bagi Madrid bahwa Barca merupakan ancamain baik di La Liga dan khususnya di Liga Champions, karena bukan tidak mungkin mereka akan bertemu dan terjadi El Classico di Liga Champions musim ini.

Manchester City

Dirasa lebih kuat dari musim sebelumnya, skuat asuhan Pep Guardiolla tampaknya tidak akan menyerah dan semakin berambisi untuk mendapatkan trofi Liga Champions untuk yang pertama kalinya. Kehadiran  penggawa anyar, yaitu Benjamin Mendy dan Bernardo Silva dari AS Monaco lah yang akan membantu memperkuat Man City. Bersamaan dengan Kyle Walker, pemain yang sangat sempurna tentu mampu memberikan kesulitan bagi pihak lawan.

Terlebih, dalam 4 pertandingan Liga Primer Inggris, City belum pernah terkalahkan, hanya satu kali imbang dan menghancurkan Liverpool hingga 5-0, itu merupakan bukti jika klub Manchester City tidak akan main-main dalam menjalani musim ini, khususnya dalam ajang Liga Champions. Bukan tidak mungkin, Manchester City akan menjadi sandungan berat bagi Madrid jika mereka  bertemu di fase knock out.

Juventus

Bagaimana pun Juventus memang diharuskan menghapus luka, saat musim lalu mereka lagi-lagi kalah dalam final. Untuk musim ini Juventus nampaknya akan menjadi lebih bersemangat lagi demi membawa kembali trofi UCL yang terakhir mereka dapatkan pada musim 1995/96 silam. Sebenarnya di Liga domestik Juventus memang sangat sulit dibendung, Serie A dalam enam musim terakhir dan membuat klub lainnya tak ada yang sanggup menghentikannya.

Ambisi Juventus tentu saja akan terus berlanjut dalam liga Champions karena ingin membuktikan jika meraka bukan hanya pemain yang jago kandang, tapi di Eropa.Belum lagi ditambah datangnya pemain-pemain baru yang akan membuat skuat Juventus semakin lebih bervariasi. Jika Juventus bertemu dengan Madrid, tentunya mereka akan mempunyai misi balas dendam dan akan menjadi ancaman bagi El Real untuk mempertahankan gelar mereka.

Sutradara The Accountant akan Garap Suicide Squad 2

Dipastikan bahwa kelompok penjahat super dalam film Suicide Squad akan kembali reuni dalam film sekuelnya Suicide Squad 2. DC dan Warner Bros baru saja mengumumkan bahwa mereka sudah menemukan sutradara yang pas untuk menggarap film ini. Sutradara tersebut adalah Gavin O Connor. Tentunya para penggemar film ini tak perlu khawatir dengan hasilnya mengingat Gavin O Connor sendiri sudah banyak menuai pujian berkat tangan dinginnya menggarap film The Accountan dan Warrior yang sangat apik.

Sutradara Sebelumnya digantikan oleh Connor

Connor sendiri menggantikan sutradara sebelumnya yakni David Ayer. Ayer dikabarkan menolak tawaran untuk menggarap film ini karena dirinya menggarap film superhero yang lainnya yakni Gotham City Sirens.

Memang sebelum Connor ada beberapa nama yang disebut-sebut akan menggantikan Ayer. Sebut saja Mel Gibson. Pada awal tahun ini ia dirumorkan akan menggantikan posisi sutradara pertama dari Suicide Squad ini. Namun sama seperti Ayer yang melepas Suicide Squad, Mel Gibson juga melepas film itu guna menggarap film lainnya yaknu Jungle Cruise yang mana dibintangi oleh aktor handal Dwayne Johnson.

Penulisan Naskah Suicide Squad 2

Bicara soal penulisan naskahnya, dalam Suicide Squad 2, sang sutradara The Accountant itu bakal dibantu oleh rekannya, Anthony Tambakis. Namun pasalnya Connor sendiri saat ini juga tengah sibuk karena menggarap sekuel film The Accountant juga yang masih akan dibintangi oleh Ben Affleck.

Terkendala Jadwal Syuting Para Pemerannya

Terlepas dari sudah adanya kabar tentang Suicide Squad 2, namun kabar produksinya masih belum bisa dipastikan kapan. Berdasarkan informasi yang ada Suicide Squad 2 baru bakal diproduksi paling cepat pada tahun 2018 mendatang. Hal ini dikarenakan adanya benturan jadwal para bintangnya dengan sejumlah produksi film yang lainnya. Sebut saja Will Smith yang mana memerankan tokoh Deadshot sekarang tengah sibuk syuting film live action Aladin dari Disney dan Gemini Man.

Will Smith dalam film Aladin bakal memerankan tokoh jin biru Genie yang mana diarahkan oleh sutradara Guy Ritche. Dalam film Gemini Man ia berperan sebagai pembunuh bayaran togel online dengan sutradara Ang Lee.

Sementara itu, Margot Robbiw yang membintangi Harley Quinn tengah sibuk membintangi film Mary Queen of Scota dan juga 2 film dari Disney yang lainnya. Karena 2 film tersebut diprioritaskan akan tayang lebih dahulu maka ia memprioritaskan syuting film Joker and Harley Quinn dan Gotham City Sirens terlebih dahulu.

Sekuel Suicide Squad 2 ditunda

Seperti yang sudah dikabarkan sebelumnya bahwa para pemain Suicide Squad 2 masih sangat sibuk dengan proyeknya masing-masing hal itu juga berlaku bagi Will Smith. Ia yang berperan sebagai Deadshot dalam film Suicide Squad harus syuting film Aladin dahulu untuk sekarang ini. Kendati demikian belum ada pengumuman resmi dari Warner Bros tentang penundaan produksi film Suicide Squad ini. Dan untung bagi mereka karena mereka belum mengumumkan tanggal rilisnya.

Dan yang paling ditunggu-tunggu adalah kolaborasi Will Smith dengan Jared Leto dan Margot Robbie yang memerankan tokoh Joker dan Harley Quinn. Yang sudah pasti lainnya adalah tidak terlibatnya sutradara pertamanya dalam sekuel ini. Dan ada kabar lain yang tak kalah mengesankan dan menggembirakan karena Warner Bros akan menggarap atau mengembangkan film lepasan untuk karakter Harley Quinn dan Joker.

Namun pastinya semua sudah tidak sabar dengan datangnya kembali para penjahat di Suicide Squad untuk kembali bersatu dan menjalankan misi mereka.

Surat Kecil Untuk Tuhan 2017

Libur panjang memang waktu yang sangat ditunggu-tunggu banyak orang untuk dapat berkumpul bersama keluarga. Nah, cocok sekali jika anda ingin membawa semua anggota keluarga untuk menyaksikan film “Surat Kecil Untuk Tuhan”. Apakah anda familiar dengan judul tersebut? Ya, pada tahun 2011 lalu memang telah ditayangkan film yang diadaptasi dari novel dengan judul sama. Tapi ternyata, film yang diproduksi oleh Falcon Pictures ini tidak ada kaitannya sama sekali dengan film versi 2011. Ceritanya pun jauh berbeda.

Surat Kecil Untuk Tuhan 2011 Berbeda Dengan Versi 2017

Jika pada tahun 2011, sutradara yang menggarap adalah Harris Nizam dan dibintangi oleh Alek Komang, Dinda Hauw, Esa Sigit, Ranty Purnamasari. Untuk film versi 2017 ini disutradarai Fajar Bustomi dan diperankan oleh Bima Azriel (Anton), Izzati Khansa (Angel), Bunga Citra Lestari, Joe Taslim, Lukman Sardi, Aura Kasih. Film domino qiu qiu berdurasi 127 menit ini akan tayang di bioskop lebaran tahun ini.

Pembeda antara film versi 2011 dengan 2017, salah satunya adalah berbedanya ide cerita. Untuk tahun 2011, menceritakan tentang seorang anak gadis yang menderita penyakit kanker dan menulis surat untuk Tuhan, sedangkan versi 2017, bercerita tentang anak jalanan. Jika dibandingkan, film karya Falcon Pictures ini dinilai memiliki cerita yang lebih menyentuh dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Ditambah dengan unsur dramatik yang lebih menarik.

Film Surat Kecil Untuk Tuhan tahun 2011 berhasil meraih kesuksesan, karena peraihan penonton mencapai 700 ribu penonton. Sedangkan versi 2017 ini, diyakini akan mampu melebihi perolehan penonton di film sebelumnya.

Sinopsis Surat Kecil Untuk Tuhan 2017

Film Surat Kecil Untuk Tuhan menceritakan tentang kisah pilu kehidupan kakak beradik yatim piatu, Anton (Bima Azriel) dan Angel (Izzati Khansa). Mereka berdua terjebak dalam sindikat pemanfaatan anak-anak terlantar untuk dijadikan sebagai pengemis jalanan. Di usia yang sangat kecil, mereka diperbudak untuk menjadi mesin uang tanpa kenal waktu. Karena hal itulah, mereka tidak mengenal indahnya masa kecil. Sampai suatu ketika, Angel mengalami kecelakaan di jalan raya. Saat Angel sadar, dia sudah ditinggalkan seorang diri di rumah sakit. Semenjak itu Angel terpisah dengan kakaknya, Anton. Angel tidak pernah tau lagi dimana keberadaan kakaknya.

Kisah melompat ke 15 tahun kemudian, di Sydney Australia. Kini Angel tumbuh menjadi seorang wanita cantik dan pandai. Semua itu berkat keluarga angkatnya yang baik hati telah mengasuhnya. Bahkan Angel mampu meraih mimpinya menjadi seorang pengacara. Di sanalah Angel bertemu dengan seorang dokter muda asal Indonesia yang baik hati bernama Martin. Martin membuat Angel jatuh cinta. Hidup Angel pun dipenuhi dengan kebahagiaan.

Walaupun sekarang, hidup Angel sangat sempurna, tapi ia masih saja dibayangi oleh kehidupan masa lalunya. Dia terus saja memikirkan sang kakak, Anton. Di tengah rencana pernikahannya dengan Martin dan kehidupannya yang penuh kebahagiaan, Angel mengambil keputusan untuk kembali ke Jakarta, untuk menyelesaikan masa lalu yang terus terpikirkan, yaitu mencari keberadaan Anton. Apakah Angel dapat bertemu kembali dengan Anton? Bagaimana keadaan Anton?

Tak hanya ceritanya yang mengarukan dan membuat penonton terhanyut akan ceritanya. Tapi sang aktris, Bunga Citra Lestari juga turut merasa kalau film terbarunya Surat Kecil Untuk Tuhan ini menguras emosinya. Saat konferensi pers setelah penayangan trailer Surat Kecil Untuk Tuhan di Jakarta pada hari Rabu 31 Mei 2017, BCL mengatakan “Ini drama yang membuat emosi paling terkuras. Kalau kemaren sempat bilang paling menantang My Stupid Boss, karena genre komedi.” “Tapi kalau untuk drama paling enyiksa ya Surat Kecil Untuk Tuhan karena rasanya seperti itu, umur enam tahun kehilangan kakaknya, kan tragedi,” lanjutnya.

47 Meters Down — Petualangan Bawah Laut Dikelilingi Hiu Ganas

Apakah anda salah satu penggemar film genre thriller dan horror? Jika ya,film 47 Meters Down wajib untuk dimasukkan ke agenda perencanaan di akhir pekan ini. Apalagi, anda akan menyaksikan acting dari Mandy Moore (Lisa), yang turut menyubangkan bakatnya, selain bernyanyi. Selain itu ada pula Claire Holt sebagai Kate, Matthew Modine (Taylor), Yani Gellman (Louis). Film ini diproduseri Mark Lane dan James Harris, dengan sutradara Johannes Roberts. Tak hanya sebagai sutradara, Johannes Roberts juga merangkap sebagai penulis, yang dibantu oleh Ernest Riera.

Sinopsis 47 Meters Down

Film yang diproduksi Entertainment Studios motion Pictures ini dilihat dari judulnya saja sudah menegangkan. Akan ada kejadian apa yang harus dialami oleh para tokoh di kedalaman 47 meter? Jadi, film ini menceritakan tentang petualangan bawah laut untuk melihat hiu, tapi ternyata rencana liburan yang menyenangkan, berubah menjadi malapetaka dan ada bahaya mengintai yang siap merenggut nyawa mereka.

Hal tersebut bermula ketika Lisa (Mandy Moore) mengajak Kate (Claire Holt) pergi untuk berlibur ke Meksiko. Lisa berusaha ingin menghibur Kate, karena ketika itu, Kate sedang bersedih baru saja putus dari kekasihnya. Lisa mengajak Kate untuk melakukan wisata bawah laut.

Kemudian, mereka ditawari oleh penduduk lokal untuk melakukan jelajah bawah laut yang sangat menegangkan, yaitu mereka masuk ke dalam kandang atau kerangkeng besi yang dikaitkan dengan tali baja panjang, lalu dimasukkan ke dalam laut untuk dapat langsung menikmati keindahan bawah laut, termasuk hiu.

Walaupun awalnya mereka ragu, tapi mereka akhirnya mencoba dan menikmati pengalaman baru tersebut. Ternyata keseruan dewa poker itu tak berlangsung lama, karena tiba-tiba berubah menjadi mimpi buruk. Kapal yang menjadi tumpuan mereka di permukaan mengalami kerusakan dan kesialan masih terus berlanjut, karena tali baja pengikat kerangkeng terputus. Hal itu tentu saja membuat kandang dua saudari itu terlepas dari kapal, lalu tenggelam sampai 47 meter ke dasar laut yang dipenuhi hiu-hiu lapar.

Kejadian semakin mendebarkan, ketika mereka terjebak di kedalaman 47 meter, sedangkan di tempat itu banyak sekali hiu yang siap menghadang. Terlebih lagi, kapal pengangkut mereka bergerak semakin jauh terbawa gelombang laut, komunikasi pun semakin sulit dilakukan. Kate dan lisa nampak terdesak dan mulai memikirkan jalan keluar agar dapat tetap hidup.

Tentu mereka tak mungkin berdiam diri saja, karena persediaan oksigen semakin menipis. Mereka hanya punya waktu kurang dari 1 jam, sebelum oksigen habis. Di sekeliling mereka hiu-hiu putih mulai berenang bermunculan. Akhirnya Lisa dan Kate mengambil resiko besar,yaitu keluar dari kandang dan mencoba ke atas laut dengan berenang secepat mungkin, karena banyak hiu yang siap menerkam kapanpun.

Tapi untuk dapat keluar dari kerangkeng dan berenang melewati hiu yang ukurannya sangat besar, tentu tidaklah mudah. Berenang dengan sangat cepat dari kedalaman 47 meter, sangat berbahaya, karena dapat memecahkan isi kepala dan dada manusia.

47 Meters Down Sudah Tayang Di Bioskop

Akankan Kate dan Lisa selamat? Dalam film 47 Meters Down, penonton akan disajikan acting Mandy Moore yang sudah sering wara-wiri di perfilman Hollywood. Mandy dikolaborasikan dengan Claire Holt, seorang bintang televisi (Vampire Diaries). Tidak hanya itu saja, film ini juga disutradarai oleh Johannes Roberts yang telah berpengalaman menggarap film-film horror seperti When Evil Calls, Sanitarium dan The Other Side of The Door.

47 Meters Down telah rilis di Amerika tanggal 16 Juni 2017 dan di Indonesia film ini sudah bertengger di bioskop, siap untuk anda saksikan bersama orang terkasih.

Resmi: Florian Lejeune Diboyong ke Newcastle

Pemain sepakbola juga manusia. Terkadang mereka seakan tidak percaya dengan hal yang terlalu sempurna untuk jadi kenyataan atau saat impian mereka menjadi kenyataan. Hal yang sama dialami Florian Lejeune yang berpikir jika telepon dari bos Newcastle Rafa Benitez tentang ketertarikan sang bos untuk memindahkannya ke Newcastle adalah sebuah lelucon. Lejeune seakan tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Rafa Benitez.

Impian Jadi Kenyataan

, bek tengah itu telah menyelesaikan sebuah langkah ke St James Park pada hari Selasa, bergabung dari klub La Liga, Eibar dengan biaya sekitar £ 8,7 juta. Lejeune memiliki pengalaman yang menarik perhatian dan tandatangan dari klub Liga Primer, setelah ia bergabung dengan Manchester City pada musim panas 2015. Namun ia kemudian dipinjamkan ke Girona langsung dan kemudian bergabung dengan Eibar musim panas lalu.

Dan ketika ia mendapatkan telepon dari Rafa Benitez, dia seakan tidak mempercayai hal tersebut. Florian Lejeune mengira dia sedang dikerjai saat Rafa Benitez, bos Newcastle menelepon untuk menawarinya kesempatan pindah ke Newcastle. Ia mengatakan: “Mendapatkan telepon dari Rafael Benitez benar-benar menakjubkan, dan saya hanya bisa mengatakan ya. Itu seperti mimpi.”

Ia melanjutkan: “Ketika saya mendapat telepon, saya pikir itu adalah lelucon jadi saya tidak mengatakan apapun. Setelah beberapa jam, saya berkata, ‘Ya, itu Rafael Benitez’, jadi saya harus mengatakan ya. Dia sangat penting untuk keputusan saya. Selama bertahun-tahun, karir saya naik dan turun dan naik turun. “Dia adalah pelatih hebat. Semua orang mengenalnya dan dia telah memenangkan banyak piala – yaitu Rafa Benitez. Newcastle adalah klub yang sangat besar dengan sejarah yang fantastis,” imbuhnya.

Ia juga mengatakan: “Begitu Rafa menelepon saya, kami melakukan diskusi yang bagus dan tidak ada pertanyaan apakah akan datang atau tidak. Itu selalu menjadi mimpi. Saya telah bermain di Spanyol dan Prancis, dan semua orang mengatakan kepada saya bahwa liga Inggris sangat penting dan sangat kuat. Saya benar-benar ingin datang dan bermain di sini, dan mudah-mudahan saya bisa membuktikan bahwa saya layak mendapatkannya.”

Kontrak 5 Tahun Telah Ditandatangani

Kabar terbaru jika akhirnya Newcastle telah resmi menandatangani bek Florian Lejeune dari klub La Liga Eibar dalam kontrak lima tahun. Newcastle telah berusaha membawa pemain domino qiu qiu berusia 26 tahun tersebut pada beberapa bulan lalu namun langkah tersebut tertunda. Ini dikarenakan mengenai pembayaran untuk transfer £ 8.7 juta. Lejeune, yang berada di Manchester City di awal karirnya, menjadi penandatanganan musim panas kedua Rafa Benitez setelah kedatangan pemain Christian Atsu dari Chelsea.

“Saya sangat senang bisa masuk Newcastle United adalah klub besar, dan saya sangat senang berada di sini,” kata Lejeune. Ia menambahkan: Bila Anda memiliki seorang manajer seperti Rafa Benitez yang menginginkan Anda, Anda akan sangat senang untuk datang. Karena saya telah berhubungan dengan manajer (sebelumnya), sehingga merupakan keputusan yang mudah bagi saya untuk datang ke sini.”

Benitez menambahkan: “Saya ingin menyambut Florian ke Newcastle United. Dia adalah pemain yang telah melakukannya dengan sangat baik tahun ini di Spanyol. Saya telah mengenalnya untuk sementara, sejak dia mulai bermain untuk Villarreal.

“Dia telah berkembang banyak sebagai pemain dalam beberapa tahun terakhir dan saya tahu dia akan memberi kita sesuatu yang berbeda di belakang – dia baik dengan kedua kakinya, dia hebat dan dia juga bagus di udara. Jika dia puas dengan sepakbola Inggris maka saya yakin dia akan sukses dan akan memberi kami banyak persaingan di bidang ini,” tandasnya.