Robot Dengan Penglihatan Dan Kecerdasan Seperti Manusia

Sebuah robot dengan sistem kecerdasan buatan kini dapat mengidentifikasi apa yang dilihatnya. Sistem tersebut juga telah dilatih untuk mengenali dan mengidentifikasi gambar dan bentuk. Ya, periset di barat Skotlandia telah mengembangkan sistem kecerdasan buatan yang secara otomatis mengenali berbagai jenis mobil dan orang. Di antara banyak kemungkinan penerapannya adalah robot dengan penglihatan yang lebih baik – dan pesawat tak berawak untuk mendeteksi cacat pada bangunan sebelum mereka roboh.

Konsep Pembelajaran Mendalam

Ini adalah hasil kolaborasi antara University of the West of Scotland dan grup sistem kelistrikan multinasional Prancis Thales. Sistem ini didasarkan pada konsep “pembelajaran mendalam” yang meniru cara otak manusia berperilaku untuk menciptakan kecerdasan buatan yang belajar dalam pekerjaan (aktivitas). Sehingga, jika dari kejauhan, kendaraan mendekat. Robot tersebut dapat mengetahui jenis kendaraan apa

Di Thales UK di Glasgow, mereka sudah lama bisa membuat sistem seperti ini yang bisa melihatt dalam kegelapan. Tapi yang sistem yang ini bisa melakukan lebih banyak lagi. Kepala algoritma dan pemrosesan Thales Andrew Parmley menjelaskan apa yang sedang terjadi.

Sebagai contoh, sistem tersebut melakukan identifikasi kendaraan dan memberi nama ‘bus’. Setelah itu, ada yang keluar dari kendaraan tersebut kemudian sistem itu melakukan identifikasi lagi dan memberi nama ‘orang’. Bahkan saat orang itu berjalan mengelilingi mobil itu, sistem serta pemberian label atau nama pada obyek tersebut terus mengikuti. Ini adalah produk dari jaringan syaraf tiruan. Seperti namanya, ini adalah imitasi digital dari cara otak kita bekerja.

Sistem yang Luar Biasa

Sistem ini bahkan telah diperkenalkan dengan ribuan gambar sehingga membantu proses identifikasi. Oleh sebab itu, walau melihat obyek dari sudut pandang yang berbeda, jika obyek tersebut A maka sistem tetap mengidentifikasi sebagai A. Contoh, sistem tetap bisa mengenali sebuah van walaupun melihat kendaraan tersebut dari samping, depan atau bahkan belakang.

Sistem ini bisa dilatih untuk melihat orang mana yang berada dalam kerumunan yang sedang demam. Bisa juga dipasang di pesawat tak berawak, bisa melihat retakan dan cacat lainnya di jembatan dan bangunan dan masih banyak lagi. Konsep yang mendasari teknologi togel online ini adalah pembelajaran yang mendalam: jaringan syaraf komputer yang memahami dimana ia berada.

Willie Alexander, direktur teknik bisnis optronik Thales UK mengatakan bahwa pembelajaran yang mendalam tidak kurang dari sebuah revolusi.

“(Ini adalah) kemampuan untuk membiarkan perangkat lunak melihat gambar itu dan mengetahui apa yang dilihatnya. Jika saat ini kita memiliki citra ruangan, maka perangkat lunak tersebut akan mengatakan ‘person – table – cup – pen’. Ia tahu apa yang ada dalam gambar itu, dan itu adalah revolusi yang mengubah dunia dan semua orang di industry.”

Peramal antara universitas dan Thales adalah CENSIS, Center of Excellence for Sensor and Imaging Systems Skotlandia mengatakan ini adalah satu dari delapan pusat inovasi yang didukung oleh Scottish Funding Council untuk mendorong kolaborasi yang lebih erat antara peneliti akademis dan industri. Selain mereka, Craig Fleming, manajer pengembangan bisnis senior dengan CENSIS, bangga dengan apa yang sedang dicapai di sini. Menurutnya ini adalah hal yang fantastis.

Sehingga di masa yang akan datang, kita bahkan bisa melihat robot menjadi pemetik buah, bisa membedakan antara stroberi dan daun. Sistem memang sebelumnya mungkin belum bisa melakukan hal tersebut, tetapi sekarang semua sudah berbeda dan di masa yang akan datang penemuan ini bisa lebih canggih lagi dan akan ada robot yang berpikir seperti manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *