Andrea Dovizioso Samai Rekor Stoner dan Capirossi di Ducati

Sejak berhasil memenangkan GP Catalunya yang berlangsung tanggal 11 Juni yang lalu, hingga kini nama Andrea Dovizioso tetap menjadi trending topic sebab dirinya yang bahkan selalu menjadi bayang-bayang pembalap utama kini justru diperhitungkan menjadi juara dunia. Bahkan nama Dovizioso saat ini disandingkan dengan pembalap legendaris Stoner dan Capirossi karena berhasil menyamai rekor yang keduanya buat.

Andrea Dovizioso Berhasil Samai Senior Legendarisnya di Ducati

Nama Andrea Dovizioso saat ini sedang menjadi topik pembicaraan yang sangat hangat sejak dirinya berhasil memenangkan 2 balapan berturut-turut dan menjadi pembalap papan atas. Namanya bukan hanya digadangkan sebagai calon juara dunia musim ini tapi juga berhasil samai rekor dari dua pembalap legendaris yaitu casey Stoner dan juga Loris Capirossi yang pernah berada di Ducati. Sebelumnya dia pernah menang di Italia secara mengejutkan apalagi banyak orang yang lebih menjagokan para pembalap unggulan yang lainnya. Namun di minggu berikutnya, dia berhasil lagi memenangkan balapan di Spanyol. Dia mampu mengalahkan dua pembalap Honda asal Spanyol.

Dirinya berhasil berada di atas dan mengalahkan Marc Marquez di posisi dua sementara pembalap spanyol lainnya dani Pedrosa di posisi ketiga. Dia merupakan pembalap Italia yang berhasil mencapai kemenangan di Spanyol. Dengan keberhasilan mampu meraih dua kemenangan berturut-turut, maka dirinya pun sama dengan prestasi yang pernah dibuat oleh Capirossi dan Stoner sebelumnya. Rekornya adalah menjadi pembalap Ducati yang berhasil memenangkan dua kali berturut-turut seri balapan. Tentu ia patut bangga sebab dirinya menjadi yang ketiga setelah dua pendahulunya yang pernah bergabung dengan Ducati ini dan masih mengincar kemenangan ketiga.

Sebelumnya Capirossi mampu melakukannya di tahun 2005 silam dimana ia berhasil menjadi pemenang di dua laga berturut-turut yaitu Jepang dan Malaysia. Sementara dua tahun setelahnya di tahun 2007 silam, Stoner pun berhasil menjadi pembalap kedua yang berhasil memenangkan dua laga togel online beruntun di Turki dan Cina. Setelah itu, Stoner kembali lagi membuat rekor yang sama di tahun 2010 silam dimana ia berhasil untuk menang di seri Aragon dan juga Jepang. Kini lepas tujuh tahun lamanya, pembalap asal Italia Dovizioso yang berhasil melakukannya kembali di pertengahan musim moto GP dengan memenangkan seri italia dan Spanyol dan mungkin bisa mencetak rekor lebih baik.

Andrea Dovizioso Kaget Dengan Raihan Kemenangannya Ini

Dikarenakan ia berhasil menang di dua seri memasuki pertengahan musim, maka ada kemungkinan ia pun juga bisa mencetak rekor yang lebih baik lagi dibandingkan dengan saat ini. Namun Dovizioso sendiri ternyata mengaku jika dirinya tidak pernah menyangka sama sekali dengan kemenangan yang diraihnya ini. Seperti yang dilansir langsung di laman resmi moto gp, ia memulai balapan dari posisi 7 sekaligus mengalami permasalahan degradasi ban bahkan itu terjadi sepanjang balapan namun pembalap yang berusia 31 tahun ini sangat senang karena mampu finis di peringkat pertama. Ia mengatakan jika gripnya saat itu sangat buruk dan ban belakang terkuras habis dan banyak.

Itulah mengapa mereka tidak fokus dengan kecepatan sehingga Dovizioso hanya berusaha untuk menjaga ban miliknya. Dia mengaku jika dirinya berusaha menyalip para pembalap yang lainnya namun memutuskan bertahan di belakang Pedrosa. Namun ternyata hingga akhir dia berhasil menjaga bannya dan justru menang di posisi pertama. Dia menambahkan jika hal ini sangat aneh sebab dia tidak pernah menang apabila dirinya tidak memacu motornya dalam kondisi 100% dan ini merupakan kebanggaan besar untuknya yang bisa membuka peluang untuk meraih gelar juara.

Kini Andrea Dovizioso mencoba untuk membidik kemenangan ketiga meskipun dia tidak mau terlalu ambisius dan mencoba untuk tetap memainkan treknya seperti biasa demi raihan poin yang besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *